Polisi Buru 3 Pelaku Curanmor Bersenpi di Duren Sawit, Satu Tembakan ke Udara Dilepaskan Saat Dikejar

Penulis: Ramli Siregar  •  Selasa, 12 Mei 2026 | 10:33:01 WIB
Polisi memburu tiga pelaku curanmor bersenpi di Duren Sawit berdasarkan rekaman CCTV.

JAKARTA TIMUR — Rekaman kamera pengawas menjadi bukti kunci polisi dalam memburu komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beraksi di sebuah rumah indekos di Duren Sawit. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (9/5) siang itu viral setelah akun Instagram @Durensawit.info mengunggah video CCTV yang memperlihatkan aksi nekat para pelaku.

Kapolsek Duren Sawit Kompol Sutikno membenarkan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif. “Kami masih memburu komplotan pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di wilayah kami. Korban sudah buat laporan polisi dan sudah ditindaklanjuti,” ujarnya di Jakarta, Selasa.

Modus Beraksi: Satu Orang Berjaga, Satu Lainnya Mengawasi dari Atas Motor

Berdasarkan rekaman CCTV, ketiga pelaku tiba di lokasi dengan satu sepeda motor secara berboncengan. Mereka memiliki peran terpisah: satu orang masuk ke area parkir untuk membobol motor korban, satu pelaku berjaga di dekat pos keamanan, dan seorang lainnya tetap di atas motor sebagai pengawas situasi.

Aksi itu nyaris gagal setelah petugas keamanan indekos, Kevin Gabriel Sihombing, memergoki gerak-gerik mencurigakan melalui layar CCTV. “Awalnya saya lihat dari CCTV ada dua orang masuk. Satu orang menunduk dari bawah pos lalu masuk ke parkiran. Saya langsung bangun dan melihat ke arah jendela,” kata Kevin.

Petugas Keamanan Diancam Pistol, Pelaku Lepaskan Tembakan ke Udara

Saat pelaku berhasil membobol motor dan hendak kabur, Kevin berusaha menutup portal keluar. Situasi berubah mencekam ketika salah satu pelaku mengeluarkan pistol dan menodongkannya. “Tiba-tiba temannya dari parkiran langsung mengambil motor dan ngebut. Pelaku lain yang memegang pistol langsung menodong saya sambil bilang, ‘Diam kamu, diam kamu!’,” ujar Kevin.

Karena khawatir akan keselamatan, Kevin menarik rekannya menjauh. Setelah para pelaku melarikan diri, mereka sempat mengejar. “Saya tarik teman saya karena takut kena tembak. Setelah itu kami buka lagi pintu dan langsung mengejar. Saat dikejar, pelaku sempat melepaskan satu tembakan ke udara,” katanya. Kevin menduga komplotan itu sempat dihadang oleh pengemudi ojek online yang kebetulan melintas.

Pelaku Diduga Sudah Survei Lokasi Sejak Awal Maret

Kevin menduga komplotan tersebut sebelumnya sudah pernah melakukan survei. Ia mengaku sempat melihat orang dengan ciri-ciri serupa datang ke lokasi pada awal Maret lalu. “Kalau saya lihat, sepertinya mereka sudah pernah ke sini. Waktu tanggal 1 Maret saya pernah melihat mereka masuk, tapi begitu saya keluar dan mengangkat tangan, mereka langsung kabur,” ucapnya.

Polisi masih mengumpulkan barang bukti dan mendalami rekaman CCTV dari berbagai sudut untuk mengungkap identitas serta keberadaan para pelaku. Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah pasti kerugian yang dialami korban maupun jenis senjata api yang digunakan komplotan tersebut.

Reporter: Ramli Siregar
Sumber: radiodms.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top