AMBON — Pemerintah Negeri Hutumuri bersama panitia kembali menggelar festival durian tahunan yang kali ini menyediakan pasokan 12.500 buah. Stok tersebut merupakan hasil panen petani setempat yang tengah menikmati musim durian dua kali setahun, yakni pada Maret dan akhir Juli hingga awal Agustus.
Staf Ahli Gubernur Maluku, Umar Alhabsy, yang hadir mewakili pemerintah provinsi, menyebut festival ini bukan sekadar perayaan kuliner musiman. Menurutnya, acara ini menjadi momentum strategis memperkenalkan potensi unggulan daerah ke pasar yang lebih luas.
"Durian Maluku memiliki cita rasa khas, aroma yang kuat, tekstur lembut, dan nilai ekonomi yang besar. Melalui festival ini diharapkan durian lokal semakin dikenal hingga pasar nasional bahkan internasional," ujarnya dalam sambutan.
Ketua Panitia Abraham Matuankotta menegaskan bahwa festival ini merupakan bentuk kebersamaan masyarakat dalam mengangkat hasil pertanian yang menjadi kebanggaan Negeri Hutumuri. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada sejumlah sponsor, di antaranya Bank Maluku Maluku Utara, BNI, Bank Mandiri, Adira Finance, dan Telkomsel.
"Festival ini adalah yang ketiga kalinya kami laksanakan. Ini menjadi wadah mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus mempromosikan hasil panen durian petani Hutumuri," kata Abraham.
Selain durian, pengunjung juga bisa menikmati buah musiman lain seperti manggis dan langsat yang turut dipasarkan oleh petani lokal. Pemerintah Negeri Hutumuri berharap festival ini mampu mendorong pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Maluku.
Penyelenggara menargetkan acara tahunan ini tidak hanya meningkatkan pendapatan petani durian, tetapi juga memperkuat sektor UMKM dan menarik lebih banyak wisatawan untuk mengenal potensi alam serta budaya Negeri Hutumuri.