Unpatti Terima 5.846 Mahasiswa Baru untuk Tahun Akademik 2026/2027, Target Lulus Tepat Waktu Demi Kualitas SDM Maluku

Penulis: Ujang Rahmat  •  Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:46:01 WIB
Rektor Universitas Pattimura Prof Fredy Leiwakabessy memberikan arahan kepada mahasiswa baru pada penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 di Ambon, Jumat (28/8/2026).

AMBON — Universitas Pattimura (Unpatti) menargetkan 5.846 mahasiswa baru angkatan Tahun Akademik 2026/2027 dapat menyelesaikan pendidikan tepat waktu dalam empat tahun. Rektor Unpatti Prof Fredy Leiwakabessy menyebut komitmen ini menjadi tanggung jawab bersama seluruh pimpinan fakultas, bukan sekadar seremonial penerimaan mahasiswa baru.

“Karena itu saya menegaskan kepada seluruh pimpinan fakultas bahwa anak-anak ini harus selesai empat tahun ke depan,” kata Fredy dalam keterangan yang diterima di Ambon, Jumat (28/8).

Menurut Fredy, penambahan jumlah peserta didik ini harus diimbangi dengan jaminan kualitas pendidikan. Unpatti bertanggung jawab memastikan mahasiswa memperoleh layanan akademik yang baik dan mampu mengembangkan potensi diri selama masa studi.

Mahasiswa Diminta Manfaatkan Hak atas Pendidikan Berkualitas

Fredy mengingatkan bahwa keberhasilan menembus perguruan tinggi merupakan hasil perjuangan dan dukungan orang tua. Karena itu, mahasiswa baru diminta menempuh pendidikan dengan sungguh-sungguh dan aktif menuntut haknya atas ruang belajar yang layak.

“Ini adalah hak Anda untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas. Karena itu, tuntutlah hak Anda pada ruang-ruang belajar yang inklusif, ruang-ruang belajar yang kolaboratif, kreatif, dan menyenangkan,” ujarnya.

Unpatti berkomitmen membangun lingkungan akademik yang inklusif dan setara tanpa diskriminasi. Selain aspek pembelajaran, universitas juga berkewajiban menjamin keselamatan, kenyamanan, kesehatan, dan kesejahteraan sivitas akademika sebagai bagian dari ekosistem pendidikan.

Adaptasi Teknologi dan Kebutuhan Dunia Kerja

Perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan dunia kerja menjadi tantangan yang tidak bisa dihindari. Fredy menegaskan proses pembelajaran di perguruan tinggi harus terus beradaptasi agar lulusan relevan dengan kebutuhan zaman.

Unpatti mendorong pembelajaran fleksibel dengan pendekatan kreatif dan inovatif. Targetnya, mahasiswa tidak hanya mampu berpikir kritis dan bekerja kolaboratif, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi. Mahasiswa juga diminta mengembangkan talenta, kreativitas, dan kemampuan kepemimpinan sebagai modal berkontribusi bagi masyarakat.

“Semoga karya-karya besar akan bertumbuh melalui talenta-talenta unggul yang kita siapkan untuk menjadi pemimpin bangsa,” kata Fredy.

Dukungan Tenaga Pengajar hingga Target Lulus 2030

Selama menjalani studi, mahasiswa akan dibina oleh tenaga pengajar dengan latar belakang akademik beragam, mulai dari magister, doktor, hingga profesor. Ruang pembelajaran di kelas, laboratorium, dan lingkungan akademik lain diharapkan dimanfaatkan untuk mengembangkan gagasan dan menghasilkan karya yang bermanfaat luas.

Fredy berharap seluruh 5.846 mahasiswa baru dapat menyelesaikan pendidikan pada 2030. Mereka diharapkan menjadi lulusan yang memberi kontribusi nyata terhadap pembangunan Maluku dan Indonesia.

“Karena itu, masa studi harus dimanfaatkan untuk mengembangkan talenta sekaligus mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia yang mampu berkontribusi terhadap kemajuan bangsa,” tutupnya.

Reporter: Ujang Rahmat
Sumber: ambon.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top