MALUKU — Penyesuaian jadwal Commuter Line Jabodetabek terpaksa dilakukan sejak Senin kemarin. KAI Commuter mengurangi sejumlah perjalanan di lintas Jakarta Kota untuk memberikan ruang perawatan bagi rangkaian kereta yang tengah menjalani pemeriksaan menyeluruh.
Rangkaian yang diperiksa adalah KRL seri iE305 buatan PT INKA. Pabrikan kereta asal Madiun itu melakukan General Check Up atau pemeriksaan besar untuk memastikan seluruh komponen kendaraan bekerja optimal.
Pemeriksaan yang dilakukan menyasar sejumlah komponen vital. Mulai dari sistem bogie, sistem propulsi, hingga seluruh aspek yang berkaitan dengan keselamatan perjalanan. Proses ini melibatkan tim engineering dan quality assurance INKA yang bekerja bersama tim KAI Commuter.
"Sejak awal proses ini berlangsung, tim engineering dan quality assurance kami sudah terjun langsung bersama tim KAI Commuter untuk memastikan setiap komponen, termasuk bogie dan sistem propulsi, berfungsi optimal," ujar Senior Manager Corporate Communication and Representative Office INKA, Nanang Agung Rohmandiyas dalam keterangan pers bersama KAI Commuter, Selasa (8/9/2026).
VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menjelaskan, penyesuaian jadwal ini menyasar pemberangkatan pagi, sore, dan malam hari. Sebanyak 7 perjalanan dari Bogor/Cilebut/Depok menuju Manggarai/Jakarta Kota dibatalkan, begitu pula 5 perjalanan dari Jakarta Kota menuju Bogor pada pagi hari.
Pada sore hari, 2 perjalanan dari Manggarai menuju Bogor dan 3 perjalanan dari Bogor juga ikut terdampak. Total ada 17 perjalanan yang disesuaikan dari jadwal normal harian.
Dengan adanya perawatan ini, total perjalanan Commuter Line yang dioperasikan menjadi 1.048 per lintas Jabodetabek. Angka ini berkurang dari sebelumnya yang mencapai 1.065 perjalanan setiap harinya.
"Saat ini kami melakukan proses perawatan rangkaian sarana KRL yang ada secara intensif, demi keselamatan dan keamanan perjalanan," kata Karina.
KAI Commuter menyadari kebijakan ini akan menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengguna setia Commuter Line. Permintaan maaf pun disampaikan secara terbuka kepada publik.
"Kami memahami pasti akan ada ketidaknyamanan bagi para pengguna Commuter Line selama proses perawatan ini. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan," ujar Karina.
Untuk meminimalisir dampak, KAI Commuter berkomitmen menginformasikan secara berkala perubahan jadwal dan operasional. Informasi dapat dipantau melalui pengumuman di stasiun, di dalam kereta, aplikasi C-Access, maupun kanal media sosial resmi KAI Commuter.
Proses perawatan ini menjadi bagian dari komitmen INKA dan KAI Commuter dalam menjaga standar keselamatan dan kenyamanan armada KRL yang melayani jutaan pengguna setiap harinya. Koordinasi antara kedua pihak akan terus berjalan hingga seluruh rangkaian dinyatakan layak beroperasi kembali.