Bonus Emas Asian Games 2026 Naik Jadi Rp3 Miliar, Khusus Nomor Perorangan

Penulis: Pandu Wibisono  •  Kamis, 10 September 2026 | 08:48:31 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengumumkan bonus medali emas Asian Games 2026 sebesar Rp3 miliar untuk nomor perorangan.

MALUKU — Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyebut nominal tersebut sebagai terobosan. Menurut dia, belum pernah ada bonus medali emas Asian Games yang menyentuh angka Rp3 miliar.

"Bapak Presiden menyampaikan, untuk bonus Asian Games itu menjadi Rp3 miliar. Ini luar biasa, ini untuk hal yang belum pernah selama ini untuk medali emas," kata Erick, dikutip dari keterangan persnya.

Beregu dan Ganda Menunggu Hitungan Terpisah

Bonus Rp3 miliar tidak berlaku rata untuk semua nomor. Erick menegaskan angka itu khusus atlet perorangan, sementara nomor beregu dan ganda akan dihitung dengan skema berbeda.

"Untuk masalah bonus sendiri, tadi disampaikan Rp3 miliar itu untuk perorangan. Nanti ada lagi yang beregu, ada yang double, itu nanti ada hitungannya," ujarnya.

Pemerintah juga belum menetapkan besaran untuk peraih perak dan perunggu. Erick memberi sinyal nominalnya akan lebih kecil, sejalan dengan kebijakan pemerintah yang memprioritaskan perolehan emas di ajang multi-event luar negeri.

"Termasuk perak dan perunggu nanti seperti apa, lihat. Tapi memang kita itu ketika bertanding di luar negeri, terutama multi-event, yang dihitung itu pengumpulan emas," katanya.

Matriks Bonus untuk Atlet dan Pelatih Disiapkan

Selain atlet, pemerintah menyiapkan matriks tersendiri untuk pelatih. Erick tidak merinci komposisinya, tetapi memastikan skema bonus tidak hanya menyasar yang turun bertanding.

"Ada sendiri-sendiri nanti ada matriksnya. Yang penting bawa emas," ujarnya.

Pernyataan itu menegaskan orientasi pemerintah: bonus dirancang sebagai insentif untuk mengejar medali emas, bukan sekadar partisipasi. Di Asian Games, posisi Indonesia di papan medali ditentukan oleh jumlah emas, bukan total medali.

Dorongan Prestasi di Tengah Persiapan Kontingen

Pengumuman bonus ini datang saat kontingen Indonesia memasuki tahap akhir persiapan menuju Asian Games 2026. Pemerintah berharap angka Rp3 miliar memacu atlet di cabang-cabang andalan seperti bulu tangkis, angkat besi, panahan, dan atletik.

Bagi atlet perorangan, selisih bonus dibanding edisi sebelumnya bisa menjadi pertimbangan besar, terutama untuk cabang yang persaingannya ketat di level Asia. Nomor beregu dan ganda, yang biasanya menyumbang medali dari bulu tangkis dan panahan, masih menunggu kejelasan nominal.

Yang belum terjawab: kapan matriks lengkap bonus untuk beregu, ganda, perak, perunggu, dan pelatih akan diumumkan. Erick hanya menyebut semuanya masih dalam perhitungan, dengan satu pesan yang berulang — bawa pulang emas dulu.

Reporter: Pandu Wibisono
Sumber: voi.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top