Kontingen Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Maluku kembali menempati posisi kedua Lomba Senam Kreasi Tingkat Nasional 2026 yang digelar Perwosi Pusat. Capaian ini mempertahankan juara dua yang diraih tim Maluku selama tiga penyelenggaraan berturut-turut sejak 2024. Kepala Dispora Kota Ambon Richard Luhukay menyebut hasil itu sebagai catatan sejarah baru dalam kompetisi senam kreasi tingkat nasional.
AMBON — Keikutsertaan Maluku dalam lomba senam kreasi tingkat nasional sudah berlangsung sekitar enam kali. Pada beberapa penyelenggaraan awal, tim Maluku sempat meraih posisi tiga, tetapi kemudian tidak memperoleh juara pada dua edisi berikutnya.
Performa kontingen kembali meningkat ketika Kota Ambon ikut memperkuat tim provinsi pada 2024. Sejak itu, posisi juara dua bertahan tiga tahun beruntun.
Richard menjelaskan, pada 2024 Kota Ambon membawa nama Maluku dan langsung meraih juara dua. Setahun berselang, Maluku mengirimkan dua tim dengan pembinaan banyak dilakukan oleh rekan-rekan dari Kota Ambon, dan salah satu tim kembali finis di posisi kedua.
"Pada 2024 kita ikut lagi, Kota Ambon membawa nama Maluku dan mendapat juara dua. Kemudian 2025 juga sama, Maluku mengirimkan dua tim dan pembinaannya banyak dilakukan teman-teman dari Kota Ambon. Salah satu tim kembali mendapat juara dua," ujar Richard.
Memasuki 2026, tim mempertahankan sebagian besar atlet sebelumnya dan merekrut sejumlah anggota baru. Komposisi itu menghasilkan posisi kedua untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.
Richard menilai konsistensi tersebut belum pernah terjadi sebelumnya. Menurut dia, ini kali pertama dalam sejarah lomba senam kreasi tingkat nasional ada tim yang mampu bertahan di posisi tiga besar selama tiga edisi beruntun.
"Ini baru pertama kali dalam sejarah lomba senam kreasi tingkat nasional ada tim yang bisa mempertahankan posisi tiga besar dan semuanya juara dua tiga kali berturut-turut," katanya.
Sekretaris KORMI Kota Ambon itu menyebut hasil ini menunjukkan potensi pembinaan senam di Kota Ambon yang masih bisa dikembangkan untuk kompetisi tingkat nasional.
Capaian tersebut disebut sebagai buah kolaborasi Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kota Ambon bersama Perwosi dalam menyiapkan serta membina peserta. Kontingen Maluku berada di bawah koordinasi Perwosi Maluku dan mendapat dukungan Ketua Umum KORMI Kota Ambon Lisa Watimena.
Richard berharap prestasi ini menjadi motivasi untuk memperkuat pembinaan senam kreasi di Ambon, termasuk menyiapkan regenerasi atlet.
"Kita tentu berharap prestasi ini tidak berhenti sampai di sini. Potensi yang ada harus terus dibina agar muncul generasi berikutnya yang mampu membawa nama Maluku di tingkat nasional," ujarnya.