Polsek Pasanea Imbau Warga Cegah Karhutla lewat Salat Jumat dan Ibadah Minggu di Maluku Tengah

Penulis: Tedy Rustandi  •  Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:16:01 WIB
Kapolsek Pasanea menyampaikan imbauan karhutla kepada jamaah Masjid Wailulu usai salat Jumat.

MALUKU TENGAH — Kapolsek Pasanea, Kecamatan Seram Utara Barat, Iptu Rachmat Gunawan, menyampaikan imbauan karhutla dan kamtibmas kepada jamaah Masjid Wailulu usai salat Jumat. Kegiatan serupa juga dilakukan di gereja-gereja pada ibadah Minggu. Polsek Pasanea menilai tempat ibadah sebagai ruang paling efektif menjangkau warga secara langsung.

Imbauan menyasar dua isu utama: larangan membuka lahan dengan cara membakar selama musim kemarau, dan kewajiban melapor ke polisi jika muncul gangguan keamanan. Polsek juga menyinggung larangan konsumsi minuman keras dalam pesan yang disampaikan ke jamaah.

Apa Isi Imbauan Kapolsek Pasanea kepada Warga?

Dalam imbauannya, Rachmat menekankan risiko kebakaran lahan yang meluas saat musim kemarau. Warga diminta tidak membersihkan perkebunan dengan cara membakar.

"Bapak-bapak mengingat kondisi musim kemarau saat ini, saya harap warga masyarakat dilarang membuka atau membersihkan lahan perkebunan dengan cara membakarnya. Jika terlihat adanya titik api, warga masyarakat harus segera bekerja sama memadamkannya sebelum api meluas," kata Rachmat di Masjid Wailulu.

Selain karhutla, ia meminta warga segera melapor ke polisi jika menemukan permasalahan di lingkungan. Tujuannya agar keamanan dan ketertiban terjaga bersama di wilayah hukum Polsek Seram Utara Barat.

Program "Jumat Berkah" dan "Minggu Kasih" Jadi Pintu Masuk

Rachmat menyebut imbauan di masjid dan gereja merupakan bagian dari program Kapolres yang dinamai "Jumat Berkah" dan "Minggu Kasih". Program itu menjadikan momen ibadah sebagai kanal komunikasi antara polisi dan warga.

"Kami telah melaksanakan imbauan ini baik di masjid maupun gereja. Semuanya sudah kami jangkau, inisiatif ini merupakan bagian dari program Bapak Kapolres yang dikenal dengan nama 'Jumat Berkah' dan 'Minggu Kasih," ujarnya.

Selain menyampaikan pesan, Polsek Pasanea membagikan bantuan peralatan kebersihan seperti sapu dan perlengkapan lain kepada warga di tempat ibadah. Bantuan itu diberikan bersamaan dengan kegiatan imbauan pada Jumat dan Minggu.

Mengapa Tempat Ibadah Jadi Sasaran Imbauan?

Polsek Pasanea menilai tempat ibadah mampu mengumpulkan warga dalam jumlah besar tanpa perlu menggelar pertemuan khusus. Pesan moral yang disampaikan di ruang ibadah dinilai lebih mudah diterima jamaah.

Pendekatan preemtif dan preventif ini dipilih agar warga ikut aktif mencegah karhutla sejak dini. Polsek berharap warga tidak hanya menerima imbauan, tetapi juga bergerak memadamkan titik api sebelum meluas.

Wilayah Seram Utara Barat masuk daerah rawan karhutla saat kemarau karena banyak warga membuka lahan perkebunan. Polsek Pasanea menyatakan akan terus menyisir masjid dan gereja di wilayah hukumnya secara rutin.

Reporter: Tedy Rustandi
Sumber: terasmaluku.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top