AMBON — Direktur Polairud Polda Maluku Kombes Pol Welly Djatmoko menyatakan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban. Menurutnya, kepolisian juga perlu membangun kedekatan, mendengarkan kebutuhan warga, dan menunjukkan kepedulian lewat tindakan nyata.
Pernyataan itu disampaikan Welly di Ambon, Sabtu, usai penyaluran bantuan kepada nelayan di perairan Teluk Ambon. Sebanyak 40 paket sembako diberikan dalam kegiatan yang digelar pada malam hari.
Penyaluran bantuan melibatkan 15 personel Ditpolairud. Petugas menyapa nelayan yang sedang memancing, lalu menyerahkan paket sembako secara langsung.
Welly menegaskan bahwa nelayan merupakan mitra penting dalam menjaga keamanan wilayah perairan. Komunikasi terbuka dan hubungan baik antara kepolisian dan masyarakat dinilai diperlukan untuk mendukung situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.
"Bagi kami, kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga untuk membangun kedekatan, mendengarkan kebutuhan warga, serta menunjukkan kepedulian melalui tindakan nyata," kata Welly.
Sebagai wilayah kepulauan, aktivitas masyarakat Maluku erat kaitannya dengan laut. Selain menjalankan patroli dan menjaga keamanan perairan, Ditpolairud berupaya membangun hubungan dengan masyarakat pesisir melalui pendekatan langsung.
Kegiatan sosial tersebut menyasar warga yang menggantungkan hidup pada sektor kelautan dan perikanan. Welly berharap bantuan ini mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Welly memastikan kegiatan serupa akan terus berlanjut. Tujuannya mendorong warga agar melapor ke kepolisian bila menemukan persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan di wilayah perairan.
Pendekatan humanis ini menjadi bagian dari upaya Ditpolairud Polda Maluku menjaga stabilitas keamanan di perairan Teluk Ambon. Penyaluran sembako dilakukan tanpa mengganggu aktivitas nelayan yang sedang melaut pada malam hari.