KRI Hampala-880 Siap Tegakkan Hukum di Laut dalam Operasi Tameng Papua-26

Penulis: Redaksi  •  Jumat, 27 Februari 2026 | 14:50:08 WIB
KRI Hampala-880 bertolak dari Ambon untuk menjalankan Operasi Tameng Papua-26.

AMBON – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kembali memperkuat pengawasan di wilayah timur Indonesia. Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Hampala-880 resmi bertolak dari Dermaga Ksatriaan Tawiri, Kota Ambon, pada Kamis (26/2/2026) untuk menjalankan tugas negara dalam Operasi Tameng Papua-26.

Keberangkatan kapal perang jenis patroli ini merupakan bagian dari misi strategis dalam menjaga kedaulatan serta memastikan stabilitas keamanan di perairan Papua yang berbatasan langsung dengan wilayah internasional.

Kapal yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Dedi Hermawan tersebut sebelumnya telah melakukan pengisian perbekalan (bekal ulang) di Ambon sebelum kembali ke zona operasi. Fokus utama dari Operasi Tameng Papua-26 kali ini mencakup:

Pengamanan Perbatasan: Menjaga titik-titik rawan di perairan wilayah timur.

Penegakan Hukum: Melakukan pengawasan dan tindakan terhadap segala bentuk pelanggaran hukum di laut.

Patroli Rutin: Memastikan kehadiran unsur TNI AL di perairan strategis nasional.

Sebelum keberangkatan, seluruh prajurit telah melakukan pengecekan ketat terhadap kesiapan personel maupun material guna memastikan misi berjalan secara optimal.

Di tempat terpisah, Komandan Lantamal IX, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, memberikan instruksi tegas kepada seluruh awak kapal untuk tetap waspada. Ia menekankan bahwa profesionalisme prajurit harus dibarengi dengan ketelitian dalam menjaga aspek keselamatan selama bertugas.

“Selalu kedepankan keselamatan selama bertugas sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan laut dan menegakkan hukum di wilayah perairan nasional, khususnya kawasan timur Indonesia,” pesan Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas.

Kehadiran KRI Hampala-880 di daerah operasi diharapkan mampu memberikan efek gentar bagi pelaku kejahatan di laut sekaligus memberikan rasa aman bagi para pengguna jasa transportasi laut di perairan Papua.

Reporter: Redaksi
Back to top