AMBON - Universitas Muhammadiyah Maluku (UM Maluku) mengukir sejarah baru dalam dunia pendidikan tinggi di Bumi Raja-Raja. Untuk pertama kalinya sejak berdiri, kampus ini menggelar prosesi wisuda bagi 49 lulusan angkatan pertama. Acara yang berlangsung khidmat di Gedung LLDIKTI Wilayah XII, Kota Ambon, pada Kamis (30/4/2026) ini turut dihadiri oleh Gubernur Maluku dan Kapolda Maluku sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia di daerah.
Sebanyak 49 wisudawan dan wisudawati tersebut berasal dari lima program studi strategis yang relevan dengan potensi wilayah Maluku, yakni Pendidikan Biologi, Matematika, Perikanan Tangkap, Ilmu Kelautan, dan Kehutanan. Pengukuhan para sarjana baru ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Nomor 047/KEP/I.3.AU/E/2026. Dari total lulusan tersebut, sebanyak delapan orang berhasil meraih predikat sebagai wisudawan terbaik melalui SK Nomor 048/KEP/I.3.AU/E/2026.
Rektor UM Maluku, Prof. M. Faris Al-Fadhat, dalam pidato sambutannya memberikan pesan mendalam bagi para lulusan perdana ini. Ia menekankan bahwa gelar sarjana yang diraih bukanlah akhir dari sebuah proses belajar, melainkan pintu masuk menuju tantangan dunia kerja dan pengabdian masyarakat yang sesungguhnya.
"Hari ini bukan garis finish. Ini titik start. Kalian akan menghadapi tantangan besar, tapi jangan takut. Tuhan sudah menjanjikan, orang berilmu akan diangkat derajatnya," tegas Prof. Faris di hadapan para wisudawan dan tamu undangan. Ia mengingatkan para lulusan untuk tetap memiliki kepercayaan diri yang tinggi saat terjun ke tengah masyarakat.
Lebih lanjut, Rektor berharap agar para alumni angkatan pertama ini mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, khususnya di Provinsi Maluku. Dengan bekal keilmuan di bidang kelautan, perikanan, hingga pendidikan, para lulusan diharapkan menjadi motor penggerak inovasi di berbagai sektor sesuai dengan disiplin ilmu yang telah mereka tempuh selama masa perkuliahan.
Momen wisuda ini juga menjadi refleksi perjalanan UM Maluku yang kini telah memasuki usia lima tahun. Institusi ini resmi berdiri pada tahun 2020 dan mulai menjalankan operasional akademiknya pada tahun 2021. Meski tergolong baru, kampus ini telah menunjukkan perkembangan yang signifikan di bawah naungan persyarikatan Muhammadiyah.
"Kami berdiri bukan karena kekuatan sendiri, melainkan karena rahmat Tuhan dan dukungan banyak pihak," ujar Prof. Faris. Ia mengakui bahwa perjalanan membangun universitas di wilayah kepulauan memiliki tantangan tersendiri, namun dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat Maluku menjadi energi tambahan bagi pertumbuhan kampus tersebut.
Sebagai bentuk komitmen dalam menjawab kebutuhan zaman, UM Maluku terus melakukan ekspansi akademik. Pada tahun 2026 ini, pihak kampus mengumumkan telah mendapatkan persetujuan resmi untuk membuka empat program studi baru yang sangat prospektif. Keempat prodi tersebut adalah Administrasi Kesehatan, Hukum Bisnis, Bisnis Digital, dan Perencanaan Wilayah.
Keberhasilan mewisudakan angkatan pertama ini menjadi bukti bahwa UM Maluku telah memenuhi standar akademik yang ditetapkan pemerintah. Kehadiran program studi seperti Ilmu Kelautan dan Perikanan Tangkap dinilai sangat tepat sasaran mengingat Maluku merupakan provinsi kepulauan dengan potensi sumber daya laut yang melimpah. Para lulusan ini diharapkan mampu mengelola potensi tersebut secara profesional dan berkelanjutan.
Di sisi lain, pembukaan program studi baru seperti Bisnis Digital dan Perencanaan Wilayah menunjukkan visi kampus dalam menghadapi era transformasi teknologi. Langkah ini diambil agar putra-putri daerah di Maluku memiliki akses pendidikan tinggi yang relevan dengan tren industri global tanpa harus meninggalkan daerahnya.
Dengan terlaksananya wisuda perdana ini, Universitas Muhammadiyah Maluku kini resmi memiliki jajaran alumni yang siap berkiprah di berbagai instansi, baik pemerintah maupun swasta. Dukungan dari Gubernur dan Kapolda Maluku dalam acara ini juga menyiratkan harapan besar agar kolaborasi antara dunia akademik dan pemangku kebijakan terus diperkuat demi mewujudkan Maluku yang lebih maju dan sejahtera.