Gubernur Maluku Luncurkan Polisi Mengajar Perkuat Karakter Siswa di 11 Daerah

Penulis: Rizal Hakim  •  Senin, 04 Mei 2026 | 10:56:01 WIB
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa meluncurkan program Polisi Mengajar untuk memperkuat karakter siswa di 11 daerah.

AMBON — Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa memimpin upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 sekaligus meluncurkan program "Polisi Mengajar" di Lapangan Merdeka, Senin (4/05/2026). Inisiatif strategis ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Maluku dengan Polda Maluku untuk membentengi generasi muda dari ancaman sosial melalui jalur pendidikan resmi.

Upacara tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, termasuk Kapolda Maluku, Sekretaris Daerah, hingga para kepala sekolah dan siswa SMA/SMK se-Kota Ambon. Momentum Hardiknas tahun ini menjadi titik tolak penguatan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas karakter yang kokoh.

Fokus Materi Polisi Mengajar untuk Siswa SMA dan SMK

Program Polisi Mengajar dirancang untuk menghadirkan edukasi langsung dari aparat kepolisian kepada para siswa di ruang kelas. Gubernur Hendrik Lewerissa menjelaskan bahwa kehadiran polisi di sekolah bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai isu-isu krusial yang sering bersentuhan dengan remaja saat ini.

Materi utama yang akan disampaikan meliputi bahaya penyalahgunaan narkoba, pencegahan pengaruh paham radikal, tertib berlalu lintas, hingga etika berkomunikasi di media sosial. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan sadar hukum di seluruh wilayah Maluku.

"Materi-materi ini memang sudah diajarkan di sekolah, namun akan lebih efektif jika disampaikan langsung oleh pihak kepolisian yang memiliki kompetensi di bidang tersebut," ujar Gubernur Hendrik Lewerissa usai peluncuran program.

Komitmen Implementasi Berkelanjutan di 11 Kabupaten/Kota

Pemerintah Provinsi Maluku memastikan program ini tidak berhenti pada seremoni peluncuran semata. Hendrik menegaskan bahwa implementasi Polisi Mengajar akan dilakukan secara berkelanjutan di seluruh 11 kabupaten dan kota di Maluku dengan melibatkan jajaran Polres setempat.

Berdasarkan dialog interaktif yang dilakukan secara daring bersama para Kapolres dan kepala daerah, terdapat komitmen kuat untuk menjalankan program ini secara serius. Sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian menjadi kunci agar edukasi karakter ini menjangkau sekolah-sekolah di wilayah terpencil.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada Polda Maluku atas inisiatif dan komitmennya. Dukungan kepolisian dalam sektor pendidikan dinilai sebagai langkah progresif dalam membangun kualitas hidup masyarakat Maluku di masa depan.

Pameran Inovasi Siswa: Motor Listrik hingga Energi Terbarukan

Selain peluncuran program, peringatan Hardiknas 2026 juga dimeriahkan dengan pameran hasil karya siswa SMA dan SMK di Kota Ambon. Gubernur bersama Kapolda Maluku meninjau langsung berbagai stand yang menampilkan inovasi teknologi tepat guna hasil riset para pelajar lokal.

Beberapa karya yang menarik perhatian antara lain prototipe motor listrik, alat pengolah air hujan menjadi air layak minum, hingga aplikasi absensi digital siswa. Terdapat pula teknologi pembakaran sampah inovatif yang diklaim mampu menghasilkan energi listrik untuk skala terbatas.

Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan penegasan bahwa kolaborasi lintas sektor adalah syarat mutlak menciptakan generasi Maluku yang berdaya saing. Pemerintah daerah berencana terus memberikan ruang bagi inovasi siswa agar dapat dikembangkan ke skala industri atau pelayanan publik.

Reporter: Rizal Hakim
Back to top