AMBON — Pemerintah Kota Ambon terus mencari solusi atas persoalan sampah yang tak kunjung usai. Lewat peresmian TPS Ecolife di Pattimura Park, Senin, Wali Kota Bodewin Wattimena mengajak warga bergerak bersama menjaga kebersihan lingkungan.
TPS ini hasil kerja sama tiga pihak: Pemkot Ambon, PNM Cabang Ambon, dan Jasa Raharja Kantor Wilayah Maluku. Ketiganya sepakat kebersihan kota tidak bisa menjadi beban pemerintah semata.
Pemimpin Cabang PNM Ambon, Taufik Marsuki, menyatakan program Ecolife merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. Ia menegaskan komitmen PNM tidak hanya pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pembangunan sosial dan lingkungan.
“Kami berkomitmen hadir tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, tetapi juga pembangunan sosial dan lingkungan,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Antara.
Senada dengan itu, Kepala Jasa Raharja Kantor Wilayah Maluku M. Erwin Setia Negara mengaitkan kebersihan dengan budaya tertib. Menurutnya, kedisiplinan menjaga lingkungan berdampak langsung pada keselamatan, termasuk di jalan raya.
“Melalui program Ecolife ini kami ingin membangun budaya tertib yang berdampak luas bagi keselamatan bersama,” katanya.
Pemkot Ambon tidak berhenti pada peresmian TPS. Bodewin telah meluncurkan Gerakan Tabaos—akronim dari Kota Ambon Bersih, Asri, Hijau, dan Nyaman. Gerakan ini dirancang untuk mempercantik wajah kota sekaligus mengatasi pencemaran dan kekumuhan.
“Kami membutuhkan dukungan semua pihak karena Ambon harus bersih,” kata Bodewin.
Ia mengakui persoalan sampah di kota berjuluk Manise ini tidak bisa diselesaikan sendirian. Karena itu, Pemkot menggandeng mitra strategis seperti Jasa Raharja, PNM, dan bank sampah untuk pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Visi Ambon Bersih yang digaungkan Bodewin sejalan dengan program nasional Indonesia Asri yang dicanangkan pemerintah pusat. TPS Ecolife di Pattimura Park menjadi bukti konkret bahwa daerah bisa berkontribusi pada target nasional pengelolaan sampah.
Wali Kota berharap fasilitas ini bisa menjadi model bagi kelurahan lain di Ambon. Dengan kolaborasi lintas sektor, ia optimistis masalah sampah bisa ditekan secara bertahap.