Peringatan 209 Tahun Pattimura, Wali Kota Ambon Sebut Perjuangan Kini Lawan Kebodohan dan Kemiskinan

Penulis: Sabar Simanjuntak  •  Selasa, 19 Mei 2026 | 18:55:05 WIB
Wali Kota Ambon memimpin upacara peringatan 209 tahun perjuangan Pattimura di Pattimura Park.

AMBON — Semangat perlawanan Thomas Matulessy alias Kapitan Pattimura 209 tahun silam dihadirkan kembali sebagai inspirasi pembangunan Maluku menuju Indonesia Emas 2045. Pemerintah Kota Ambon menggelar upacara peringatan di Pattimura Park, Senin (18/5/2026), dengan tema “Teladani Perjuangan Pattimura, Wujudkan Maluku yang Gemilang Menuju Indonesia Emas 2045.”

Wali Kota Ambon Bodewin M Wattimena yang membacakan sambutan tertulis Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menegaskan bahwa medan perang telah berganti. “Kalau dulu Pattimura melawan penjajahan dengan parang, salawaku, serta keberanian, hari ini kita harus berjuang melawan kebodohan dengan pendidikan, melawan kemiskinan dengan kerja keras, melawan keterbelakangan dengan inovasi, melawan perpecahan dengan persaudaraan, dan melawan ketidakadilan dengan keberpihakan kepada rakyat,” ujarnya.

Empat Proyek Strategis Jadi Modal Kebangkitan Maluku

Dalam kesempatan itu, Bodewin menyebut beberapa agenda nasional yang dinilai menjadi peluang besar bagi Maluku. Di antaranya pengembangan kilang gas alam Blok Masela, pembangunan Maluku Integrated Port, serta perjuangan rancangan undang-undang daerah kepulauan yang tengah dibahas di DPR RI dan DPD RI.

“Semua itu membutuhkan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja bersama seluruh elemen masyarakat,” kata Bodewin. Ia menekankan bahwa Maluku harus bangkit menjadi daerah kepulauan yang kuat, mandiri, sejahtera, dan bermartabat agar tidak tertinggal dalam pembangunan nasional.

“Jangan Pernah Merasa Kecil Jadi Orang Maluku”

Di akhir sambutannya, Bodewin mendorong masyarakat untuk membuang rasa rendah diri. “Jangan pernah merasa kecil menjadi orang Maluku. Justru kita harus bangga jadi orang Maluku, karena dari tanah rempah-rempah ini pernah lahir pejuang besar yang mengguncang dunia,” ucapnya.

Ia optimistis dari Maluku akan lahir generasi emas yang membawa daerah menuju masa depan gemilang. Upacara peringatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath, Forkopimda Provinsi Maluku dan Kota Ambon, Sekretaris Daerah Maluku Sadali Ie, serta pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Maluku dan Kota Ambon.

Reporter: Sabar Simanjuntak
Sumber: terasmaluku.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top