BPJS Kesehatan Tual Supervisi Puskesmas Un, Target Antrean Online 74 Persen pada Mei 2026

Penulis: Tedy Rustandi  •  Senin, 25 Mei 2026 | 11:29:02 WIB
Kepala BPJS Kesehatan Ambon supervisi Puskesmas Un untuk optimalkan antrean online.

TUAL — Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon, Harbu A. Hakim, mendorong Puskesmas Un Kota Tual mengoptimalkan layanan digital. Targetnya, pemanfaatan antrean online melalui Aplikasi Mobile JKN harus mencapai 74 persen pada Mei 2026.

“Kami melihat secara keseluruhan pelaksanaan Program JKN di Puskesmas Un telah berjalan efektif. Namun, pemanfaatan antrean online perlu ditingkatkan,” ujar Harbu dalam siaran pers, Senin (25/5/2026).

Duta Mobile JKN dan Aplikasi i-Care untuk Tenaga Medis

Harbu meminta pihak puskesmas menempatkan lebih dari satu petugas duta Mobile JKN. Petugas ini bertugas mengedukasi peserta mulai dari proses unduh, registrasi, hingga pengambilan antrean online.

Selain itu, BPJS Kesehatan juga memiliki aplikasi i-Care yang bisa membantu pekerjaan tenaga medis. Harbu menekankan agar petugas Pcare melakukan penginputan data secara real time dan mengarahkan pasien mengisi Kesan dan Pesan usai dilayani.

Komitmen Puskesmas Un: Koordinasi dengan Dinas Kesehatan

Kepala Puskesmas Un, Dina L.M Oraplean, menyambut baik supervisi ini. Menurutnya, kegiatan monitoring berguna untuk mengetahui aspek mana yang perlu ditingkatkan.

“Kami para tenaga medis dan non medis selalu berupaya mencapai target yang ditetapkan BPJS Kesehatan. Target yang diharapkan tercapai pada bulan Mei 2026,” kata Dina.

Dina menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk pemenuhan sarana dan prasarana. “Implementasi sistem antrean online butuh dukungan sarana dan prasarana agar berjalan baik,” ujarnya.

Supervisi Berkelanjutan untuk Mutu Layanan Peserta JKN

Harbu menegaskan, kunjungan supervisi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan. BPJS Kesehatan ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan efisien.

“Kami berharap hasil supervisi ini memberi kontribusi positif dalam meningkatkan mutu pelayanan dan kepuasan peserta JKN yang berobat di Puskesmas Un,” pungkas Harbu.

Sebagai informasi, BPJS Kesehatan secara rutin menggelar focus group discussion (FGD) bersama Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Forum ini bertujuan mengingatkan kembali teknis Indikator Kepatuhan FKTP.

Reporter: Tedy Rustandi
Sumber: terasmaluku.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top