Euforia Piala Dunia 2026 di Ambon: Ratusan Suporter Lintas Negara Rayakan Tersingkirnya Belanda, Bukan Kemenangan Maroko

Penulis: Sabar Simanjuntak  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 16:35:31 WIB
Ratusan suporter lintas negara merayakan tersingkirnya Belanda di Piala Dunia 2026 di Ambon.

AMBON — Pemandangan tak biasa terjadi di pusat Kota Ambon usai laga Belanda vs Maroko pada Piala Dunia 2026. Ratusan massa yang memadati pertigaan Desa Poka dan Jembatan Merah Putih (JMP) justru didominasi suporter dengan atribut tim nasional lain, seperti Brasil, Argentina, Spanyol, Portugal, Prancis, dan Inggris.

Alih-alih merayakan kemenangan Maroko, euforia yang tercipta lebih merupakan ekspresi kegembiraan atas tersingkirnya Belanda dari turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia itu. Meski selama ini dikenal memiliki rivalitas keras, para suporter lintas negara tampak berbaur dalam satu momen perayaan yang penuh warna.

Konvoi dan Perayaan Spontan di Jembatan Merah Putih

Pantauan di lapangan, kerumunan terbesar terpusat di pertigaan Desa Poka dan di sepanjang Jembatan Merah Putih. Ratusan orang melakukan konvoi kendaraan sambil membawa bendera dan atribut tim favorit mereka, sementara warga lainnya berdiri di pinggir jalan untuk menyaksikan dan ikut larut dalam kegembiraan.

Fenomena ini, menurut catatan Terasmaluku.com, bukanlah yang pertama kali terjadi di Ambon. Setiap gelaran Piala Dunia, kekalahan salah satu tim unggulan kerap memicu konvoi dan perayaan spontan sebagai bentuk rivalitas antarsuporter yang justru berlangsung dalam suasana penuh hiburan.

Perbedaan Atribut Melebur dalam Satu Euforia

Di pertigaan Desa Poka, identitas pendukung dari berbagai negara seolah melebur. Tidak ada ketegangan yang terlihat, justru sebaliknya, mereka bersama-sama merayakan momen yang sama. Suasana semarak ini kembali menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat Ambon terhadap perhelatan olahraga internasional.

Fenomena ini juga membuktikan bagaimana euforia Piala Dunia di Kota Ambon selalu punya cara tersendiri untuk menyatukan masyarakat dalam atmosfer rivalitas yang menghibur dan penuh warna.

Polisi Siaga di Titik Strategis

Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama perayaan dan konvoi berlangsung, aparat kepolisian disiagakan di sejumlah titik strategis di pusat Kota Ambon. Pengamanan dilakukan untuk memastikan euforia warga tetap berjalan kondusif tanpa menimbulkan gesekan antarkelompok suporter.

Reporter: Sabar Simanjuntak
Sumber: terasmaluku.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top