AMBON — Sam Latuconsina menegaskan bahwa PERWOSI bukan sekadar organisasi seremonial, melainkan bagian integral dari anggota fungsional KONI Maluku. Ia menunggu kontribusi nyata dari para pengurus untuk menyemarakkan ekosistem olahraga di provinsi tersebut.
“Dengan pelantikan hari ini, tentu kita menunggu sumbangsih ibu-ibu pengurus PERWOSI dalam rangka menyemarakkan olahraga di Provinsi Maluku,” kata Latuconsina dalam sambutannya.
Dalam kesempatan itu, Ketua KONI Maluku menekankan bahwa olahraga memiliki fungsi yang lebih luas dari sekadar mengejar prestasi dan medali. Menurutnya, olahraga adalah alat pemersatu yang efektif untuk menjaga hubungan sosial di tengah masyarakat.
“Fungsi olahraga bukan hanya mengejar prestasi. Tanggung jawab kita adalah bagaimana olahraga dijadikan alat pemersatu dan menjaga komunitas sosial, sehingga komunikasi antara satu warga dengan warga lainnya tetap berjalan baik,” ujarnya.
Sam Latuconsina menyoroti salah satu bidang yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan oleh PERWOSI, yaitu senam prestasi. Aktivitas ini dinilai mampu menjangkau perempuan dari berbagai kelompok usia dan menjadi pintu masuk untuk membudayakan gaya hidup sehat.
Pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa. Kehadirannya menandai dukungan penuh pemerintah daerah terhadap upaya pemberdayaan perempuan melalui sektor olahraga.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, PERWOSI Maluku diharapkan dapat segera merancang program kerja yang konkret, mulai dari pembinaan atlet perempuan, penyelenggaraan event olahraga massal, hingga penguatan prestasi Maluku di kancah nasional.