Rupiah Tembus Rp18.091 Per Dolar AS di Sesi II, IHSG Ikut Tertekan ke 5.865

Penulis: Ujang Rahmat  •  Jumat, 10 Juli 2026 | 09:40:31 WIB
Rupiah melemah ke Rp18.091 per dolar AS pada sesi II perdagangan hari ini.

MALUKU — Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.05 WIB, rupiah melemah 0,29 persen dari posisi penutupan sebelumnya di Rp18.014 per dolar AS. Pelemahan ini memutus optimisme pelaku pasar yang sempat melihat penguatan tipis rupiah ke Rp17.990 pada awal pekan.

Pada pukul 10.30 WIB, tekanan semakin nyata. Rupiah tercatat sudah melemah lebih dalam ke level Rp18.091,70 per dolar AS. IHSG pun ikut terseret, dibuka terkoreksi 7,60 poin atau 0,13 persen ke posisi 5.865,77.

Dua Tekanan Global yang Kembali Menguat

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebut ada dua faktor eksternal utama yang mendorong pelemahan rupiah hari ini. Pertama, eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang kembali memanas, mendorong pelaku global memburu aset safe haven seperti dolar AS.

Kedua, sikap bank sentral AS (The Fed) yang masih hawkish. The Fed menahan suku bunga acuan namun tetap membuka peluang pengetatan lebih lanjut jika inflasi domestik AS tidak menunjukkan perlambatan yang meyakinkan. Indeks dolar pun bertahan kokoh terhadap mayoritas mata uang utama dan negara berkembang.

Sentimen Domestik: IKK Turun dan Ancaman Downgrade Pasar Ekuitas

Dari dalam negeri, tekanan terhadap rupiah diperberat oleh rilis Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) Juni yang turun signifikan. Lukman Leong mengatakan penurunan ini memicu kekhawatiran konsumsi rumah tangga berpotensi melambat pada semester II-2026, sehingga menahan sentimen positif terhadap rupiah.

Kabar lain yang ikut membebani adalah masuknya Indonesia ke dalam daftar pemantauan S&P Dow Jones Indices untuk kemungkinan penurunan klasifikasi pasar ekuitas dari Emerging Market menjadi Frontier Market. Analis menilai jika downgrade terjadi, arus modal asing ke pasar keuangan domestik berpotensi berkurang signifikan—memberi tekanan tambahan pada rupiah dan IHSG dalam jangka pendek.

Proyeksi Pergerakan Rupiah Hari Ini

Sejumlah analis memproyeksikan rupiah masih akan bergerak fluktuatif sepanjang hari. Jika tekanan mereda menjelang penutupan, potensi penguatan membawa kurs kembali ke kisaran Rp17.950 hingga Rp18.060 per dolar AS. Namun bila sentimen risk-off global tetap kuat, level Rp18.090 hingga Rp18.100 per dolar AS bukan tidak mungkin kembali tersentuh dalam waktu dekat.

Investasi mengandung risiko.

Reporter: Ujang Rahmat
Sumber: pintu.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top