Welhem Daniel Kurnala menyatakan bantuan dana stimulan ini merupakan bentuk perhatian partainya terhadap masyarakat yang memiliki peluang usaha. Ia menegaskan bantuan tidak bersifat konsumtif, melainkan untuk mengembangkan usaha produktif perorangan maupun badan usaha skala kecil.
“Dengan adanya bantuan dana stimulus yang diberikan, ke depan bapak dan ibu menjadi bagian dari kita. Ketika bapak dan ibu menjadi bagian dari kita, diperlukan Kartu Tanda Anggota (KTA). Apa saja kebutuhan usaha UMKM pasti dibantu, tapi itu disertai observasi lapangan dan analisis,” ujar Kurnala dalam sambutannya.
Ia menambahkan, Partai Perindo serius membantu pelaku UMKM dan profesi lain seperti tukang ojek. “Ekonomi kita saat ini lagi lesu. Bapak dan ibu bisa analisis sendiri kondisi perekonomian yang tidak stabil. Tapi dengan adanya dana stimulan dari saya selaku ketua DPW Perindo Maluku, dapat dimaksimalkan dengan baik,” harapnya.
Di luar program partai, Welhem Daniel Kurnala memberikan bantuan pribadi berupa semen dan besi untuk pembangunan pagar Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Sari Madu. Pembangunan pagar makam sepanjang hampir 500 meter persegi itu merupakan inisiatif mandiri warga setempat.
“Pembangunan pagar tempat pemakaman umum Dusun Sari Madu adalah ide dan usaha mandiri dari masyarakat setempat. Namun, kebutuhan semen dan besi merupakan bantuan pribadi dari Welhem Daniel Kurnala,” demikian tertulis dalam rilis yang diterima redaksi.
Faisal Tawanella, mantan anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah dari Partai Hanura, memberikan apresiasi tinggi atas kunjungan dan bantuan tersebut. Ia mengaku baru pertama kali melihat ketua partai politik dari daerah pemilihan (dapil) lain datang langsung bersilaturahmi dan memberikan bantuan di dusunnya.
“Selama saya bergelut di parpol, baru ada ketua salah satu parpol yang juga anggota DPRD provinsi Maluku, tapi bukan dapil Maluku Tengah, bertandang ke sini. Padahal yang dapil Malteng saja tidak pernah datang seperti ini, duduk bareng bersama kita,” ungkap Faisal.
Ia menambahkan, masyarakat Desa Tulehu sangat terbuka dan tidak membedakan suku, agama, maupun ras. “Saya apresiasi sikap Pak Welhem yang memberikan bantuan kepada kami. Padahal dapil Pak Ketua ada di dapil 6 sana, tapi Pak bisa hadir selaku ketua wilayah DPW Perindo Maluku,” pujinya.
Dalam kesempatan yang sama, Kurnala berjanji akan mengurus administrasi BPJS Kesehatan untuk salah satu warga bernama Rosen Sagadji. Ia meminta Rosen menemuinya pada Senin (13/7/2026) untuk mengurus dokumen, dan menegaskan biaya kepesertaan akan ditanggungnya.
“Saya mohon kepada Pak Rosen Sagadji, untuk hari Senin (13/7/2026) ketemu untuk mengurus administrasi BPJS Kesehatan. Soal biayanya, saya yang bertanggung jawab,” janji Kurnala.
Partai Persatuan Indonesia (Perindo) yang didirikan oleh pengusaha dan taipan media Hary Tanoesoedibjo ini diketahui terus melakukan pendekatan langsung ke masyarakat di berbagai daerah, termasuk di Maluku, melalui program-program bantuan ekonomi kerakyatan.