MALUKU — Andrey Santos resmi berseragam Manchester United setelah kedua klub menyelesaikan negosiasi transfer. Gelandang muda Brasil itu meninggalkan Stamford Bridge tanpa pernah tampil di tim utama Chelsea sejak didatangkan dari Vasco da Gama pada Januari 2023.
Sejak bergabung dengan Chelsea, Andrey Santos menghabiskan waktunya dengan status pinjaman. Ia sempat membela Nottingham Forest di Premier League pada paruh kedua musim 2023/2024, lalu dipinjamkan ke Strasbourg di Ligue 1 Prancis untuk musim penuh 2024/2025.
Di Strasbourg, penampilannya cukup menonjol. Gelandang bertahan ini mencatatkan 32 penampilan dengan sumbangan 4 gol dan 3 assist. Performa itu membuat Manchester United tertarik membawanya ke Old Trafford.
Kebutuhan Manchester United di lini tengah menjadi alasan utama perekrutan ini. Erik ten Hag menginginkan tambahan opsi di posisi gelandang bertahan setelah musim lalu sering kehilangan pemain karena cedera.
Andrey Santos dinilai cocok dengan sistem permainan Ten Hag. Kemampuannya dalam memutus serangan lawan dan distribusi bola pendek menjadi nilai jual utama. Selain itu, usianya yang masih 22 tahun sejalan dengan kebijakan klub yang mulai fokus pada pemain muda.
Chelsea sebenarnya masih memiliki kontrak dengan Andrey Santos hingga 2030. Namun, persaingan di lini tengah The Blues yang dihuni pemain seperti Enzo Fernandez, Moises Caicedo, dan Romeo Lavia membuatnya tak mendapat tempat.
Keputusan menjual Andrey Santos ke Manchester United diambil Chelsea sebagai langkah bisnis. Klub asal London itu disebut-sebut memasukkan klausul penjualan kembali dalam kesepakatan ini.
Bagi Manchester United, kedatangan Andrey Santos memberikan kedalaman skuad di sektor tengah. Ia bisa menjadi pelapis atau bahkan pesaing langsung bagi Casemiro yang mulai memasuki usia senja.
Sementara bagi Chelsea, penjualan ini mengurangi beban gaji dan memberikan ruang bagi pemain muda akademi mereka untuk naik ke tim utama. Andrey Santos menjadi salah satu dari beberapa pemain yang dilego Chelsea pada bursa transfer kali ini.