Pemkab Kepulauan Aru Gelar Bimtek Posyandu untuk Percepat Penurunan Stunting di 12 Kecamatan

Penulis: Sabar Simanjuntak  •  Kamis, 30 Juli 2026 | 21:48:01 WIB
Wakil Bupati Kepulauan Aru Mohammad Djumpa membuka Bimtek Tim Pembina Posyandu di Kafe Gospel, Senin (27/7/2026).

DOBO — Wakil Bupati Kepulauan Aru Mohammad Djumpa membuka langsung Bimtek Tim Pembina Posyandu yang berlangsung di Kafe Gospel, Senin (27/7/2026). Kegiatan ini dihadiri Ketua TP-PKK kabupaten, jajaran staf ahli bupati, kepala dinas kesehatan, para camat, lurah, kepala puskesmas, serta pengurus TP-PKK tingkat kecamatan.

Posyandu Kini Tak Hanya Urus Ibu dan Anak

Bupati Timotius Kaidel dalam sambutan yang dibacakan Wakil Bupati Mohammad Djumpa menegaskan, Posyandu telah bertransformasi menjadi Posyandu Layanan Primer. Cakupan pelayanannya meluas ke seluruh siklus kehidupan—bayi, balita, remaja, usia produktif, hingga lanjut usia.

“Tim Pembina Posyandu memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan pelayanan kesehatan berjalan sesuai standar. Mereka bertugas melakukan pembinaan, pemantauan, hingga evaluasi terhadap kinerja kader Posyandu,” ujar Djumpa.

Bimtek Dibekali Tata Kelola Sesuai Standar Minimal

Pemkab Kepulauan Aru menargetkan seluruh peserta memahami tata kelola Posyandu berdasarkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan. Fokus utama pelatihan mencakup pencatatan, pelaporan, penyuluhan kesehatan, serta deteksi dini stunting di tingkat desa.

Ketua Panitia Muhardin Muin menjelaskan, Bimtek ini juga menjadi ajang evaluasi kinerja Tim Pembina Posyandu sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor. “Kami ingin memastikan transformasi layanan primer berjalan optimal di seluruh kecamatan,” katanya.

Anggaran dari DAK Nonfisik, Target Turunkan Stunting

Seluruh pendanaan Bimtek bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Aru. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar.

Dengan penguatan kapasitas Tim Pembina Posyandu, Pemkab Kepulauan Aru berharap pelayanan kesehatan primer di seluruh desa dan kelurahan semakin optimal. Upaya ini sekaligus mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Kepulauan Aru.

Reporter: Sabar Simanjuntak
Sumber: terasmaluku.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top