Kapal Bahtera Nusantara Kembali Berlayar Pertengahan Agustus, DPRD Maluku Minta Armada Off Segera Diaktifkan

Penulis: Tedy Rustandi  •  Jumat, 31 Juli 2026 | 00:01:01 WIB
Kapal Bahtera Nusantara dijadwalkan kembali beroperasi pada pertengahan Agustus setelah mesinnya selesai diperbaiki.

AMBON — Rencana operasional Kapal Bahtera Nusantara dipastikan berjalan sesuai jadwal. Ketua Komisi III DPRD Maluku, Alhidayat Wajo, menyatakan target perbaikan kapal milik PD Panca Karya itu rampung dalam waktu satu bulan ke depan.

“Kesimpulan rapat hari ini, Kapal Bahtera Nusantara harus sudah kembali beroperasi dalam waktu satu bulan. Kalau dihitung dari sekarang, sekitar pertengahan Agustus kapal ini sudah mulai melayani masyarakat,” kata Wajo kepada wartawan di Baileo Rakyat Karang Panjang, Kamis (23/7).

Akar Masalah: Mesin Rusak Usai Layani Mudik

Berhentinya operasional kapal yang melayani rute antar pulau ini bukan tanpa sebab. Alhidayat menjelaskan, mesin kapal mengalami kerusakan setelah digunakan untuk mengangkut pemudik beberapa waktu lalu.

“Mesinnya rusak setelah melayani angkutan mudik. Sekarang mesin itu sudah berada di Surabaya dan diperkirakan sekitar 10 sampai 15 hari lagi tiba di Ambon untuk dipasang,” jelasnya.

Proses pemasangan mesin yang baru tiba itu menjadi penentu utama dimulainya kembali pelayaran Bahtera Nusantara.

Jalur Ambon–SBT–Tual Jadi Prioritas Pemulihan

Setelah Bahtera Nusantara kembali beroperasi, DPRD Maluku tidak berhenti pada satu kapal saja. Perhatian kini diarahkan pada sejumlah jalur yang masih belum aktif melayani masyarakat.

“Yang menjadi perhatian kami juga adalah beberapa jalur yang sampai sekarang belum aktif, seperti Ambon–SBT–Tual serta sejumlah rute subsidi lainnya. Itu menjadi konsentrasi kami agar segera kembali beroperasi,” ujarnya.

Pemulihan rute ini dinilai krusial karena menjadi urat nadi transportasi bagi warga di wilayah kepulauan.

Fokus pada Aktivasi Armada, Bukan Penambahan

Komisi III DPRD Maluku menegaskan bahwa langkah saat ini bukanlah menambah kapal baru, melainkan mengoptimalkan aset yang ada. Sejumlah armada PD Panca Karya disebut vakum akibat kerusakan maupun keterbatasan operasional.

“Kami belum berbicara soal penambahan armada. Yang kami minta sekarang adalah armada yang sedang off segera diaktifkan kembali agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” tegas Wajo.

Dampak Ekonomi di Wilayah Kepulauan

Kembalinya kapal-kapal ini berlayar diharapkan langsung terasa oleh masyarakat. Selain memangkas waktu tunggu penyeberangan, aktivitas ekonomi di daerah-daerah kepulauan dinilai akan bergerak lebih cepat.

“Kalau cepat operasi maka masyarakat pasti senang karena tak terkendala dan hal ini bagus karena akan mendukung penuh aktivitas ekonomi di Daerah-daerah,” pungkasnya.

Reporter: Tedy Rustandi
Sumber: ambonkita.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top