LANGGUR — Sebanyak 30 putra-putri terbaik Maluku Tenggara resmi mengikuti pendidikan dan pelatihan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) sejak Rabu (29/7/2026). Mereka disiapkan untuk bertugas pada Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Maluku Tenggara.
Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Maluku Tenggara, Rasyid, menyampaikan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan menurunnya kualitas pembinaan. Ia menegaskan komitmen tersebut saat meninjau langsung pelaksanaan diklat di Langgur, Jumat (31/7/2026).
Rasyid menekankan bahwa kualitas pelaksanaan diklat harus tetap menjadi prioritas. Materi yang diberikan tidak hanya berfokus pada latihan fisik, tetapi juga pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, serta wawasan kebangsaan.
"Kita tahu ada keterbatasan anggaran, namun semoga kegiatan ini tetap bisa dijalankan dengan baik sesuai harapan kita bersama," ujarnya di Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, Jumat (31/7/2026).
Menurutnya, seluruh materi tersebut menjadi bekal penting bagi para peserta dalam menjalankan tugas kenegaraan sebagai pengibar Bendera Merah Putih. Ia berharap para calon paskibraka memiliki kedisiplinan, ketangguhan, serta semangat nasionalisme yang tinggi.
Selain kesiapan fisik, Rasyid mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga kondisi kesehatan selama mengikuti pelatihan. Ia meminta mereka mengatur pola makan dengan baik dan memanfaatkan waktu istirahat secara maksimal.
"Jaga kesehatan, atur pola makan dengan baik, dan manfaatkan waktu istirahat secara maksimal agar tetap prima selama mengikuti seluruh tahapan pelatihan," pesannya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga sikap dan perilaku selama mengikuti diklat. Anggota Paskibraka harus mampu menjadi teladan bagi generasi muda dengan menjunjung tinggi disiplin, tanggung jawab, serta menjaga nama baik keluarga, sekolah, dan daerah.
"Adik-adik adalah putra-putri terbaik Maluku Tenggara. Karena itu, jagalah nama baik orang tua, keluarga, dan daerah yang kalian wakili. Tunjukkan bahwa Paskibraka bukan hanya mampu mengibarkan bendera, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan semangat pengabdian kepada bangsa," tegasnya.
Pemkab Maluku Tenggara berharap diklat tahun ini menjadi momentum untuk membentuk generasi muda yang berkarakter dan berjiwa nasionalis. Para calon paskibraka diharapkan siap menjadi teladan di tengah masyarakat sekaligus menyukseskan pelaksanaan upacara peringatan kemerdekaan nanti.