Parade Kebangsaan Merah Putih di Ambon Bentangkan Bendera 81 Meter, Sekda Maluku: Jaga Persaudaraan Orang Basudara

Penulis: Sabar Simanjuntak  •  Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:41:01 WIB
Bendera Merah Putih sepanjang 81 meter dibentangkan calon Paskibraka Maluku di Lapangan Merdeka Ambon, Sabtu.

AMBON — Ribuan mata tertuju ke arah Lapangan Merdeka Ambon saat bendera Merah Putih sepanjang 81 meter dibentangkan oleh calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Maluku, Sabtu. Momen ini menjadi pembuka Parade Kebangsaan Merah Putih yang digelar Pemprov Maluku dalam rangka menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Setelah pembentangan bendera, para peserta dari berbagai elemen masyarakat berjalan santai mengelilingi rute di sekitar pusat Kota Ambon. Parade ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan pengingat akan nilai persaudaraan yang telah lama mengakar di Maluku.

Bukan Sekadar Peringatan, tapi Penguat Modal Sosial

Sekretaris Daerah Maluku Sadali Ie, saat membacakan sambutan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, menegaskan parade ini memiliki makna lebih dalam bagi masyarakat. Ia menyebut kegiatan ini menjadi sarana memupuk rasa persatuan di tengah dinamika kehidupan bermasyarakat yang kian kompleks.

"Parade Kebangsaan Merah Putih merupakan bentuk partisipasi kita dalam menyemarakkan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Momentum ini juga menjadi sarana untuk terus memupuk rasa persatuan dan persaudaraan dalam bingkai hidup orang basudara di Maluku," katanya di Ambon.

Menurut Sadali, nilai persaudaraan yang hidup dalam budaya orang basudara merupakan modal sosial penting. Nilai ini dinilai mampu menjadi fondasi dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan di Maluku.

Waspada Hoaks dan Provokasi Perpecahan

Di tengah euforia perayaan kemerdekaan, Sadali mengingatkan seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada terhadap informasi yang berpotensi memecah belah. Ia secara khusus menyoroti maraknya penyebaran hoaks dan ujaran kebencian yang kerap muncul di media sosial.

"Gubernur juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Maluku menghindari perpecahan, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan segala bentuk provokasi yang dapat memicu perselisihan antarsesama," ujarnya.

Ajakan ini dinilai krusial mengingat Maluku memiliki sejarah konflik horizontal. Menjaga kondusivitas wilayah menjadi prasyarat utama agar pembangunan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dukungan untuk Program Strategis Nasional

Sadali menambahkan, semangat kebangsaan yang tumbuh dari parade ini diharapkan mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam mendukung program-program strategis nasional yang tengah berjalan di provinsi tersebut. Ia menekankan bahwa pembangunan daerah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan penuh dari warganya.

Pemerintah Provinsi Maluku berharap rangkaian kegiatan menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan RI ini menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan dan memperkuat nasionalisme. Partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan daerah dan nasional menjadi kunci keberhasilan bersama.

Parade yang dilepas langsung dari Lapangan Merdeka ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang diinisiasi untuk menyemarakkan bulan kemerdekaan di Maluku. Kegiatan serupa dijadwalkan berlanjut hingga puncak peringatan HUT RI pada 17 Agustus mendatang.

Reporter: Sabar Simanjuntak
Sumber: ambon.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top