Gemini Live Kini Dukung Deep Research, Notebooks Terintegrasi ke AI Mode untuk Pelajar

Penulis: Tedy Rustandi  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:10:01 WIB
Gemini Live memperkenalkan fitur Deep Research yang memungkinkan pengguna menyusun laporan penelitian melalui percakapan suara.

MALUKU — Google memperluas ekosistem aplikasi Gemini dengan menggabungkan kemampuan riset mendalam ke mode percakapan suara. Lewat pembaruan ini, pengguna bisa meminta laporan penelitian komprehensif secara lisan, lalu mendiskusikan hasilnya langsung dengan asisten AI. Langkah ini memperkuat posisi Google di segmen edutech yang mulai ramai diisi pemain seperti OpenAI dan Meta.

Fitur Unggulan untuk Musim Sekolah

Integrasi Deep Research di Gemini Live memungkinkan asisten menyusun laporan dari berbagai sumber, lengkap dengan sitasi. Pengguna cukup mengucapkan topik yang ingin dipelajari, dan Gemini akan memprosesnya menjadi dokumen terstruktur yang bisa dieksplorasi lebih lanjut melalui obrolan lanjutan.

Google juga meluncurkan hub khusus bernama Student Hub yang dapat diakses di gemini.google.com/students. Halaman ini menyatukan penawaran khusus, alat bantu belajar seperti kartu flashcard, dan kuis latihan. Tujuannya jelas: menjadikan Gemini asisten belajar utama, bukan sekadar chatbot serbaguna.

NotebookLM Makin Cerdas dengan Visual dan Kalender

NotebookLM, yang diperkenalkan Juni lalu, menerima peningkatan signifikan. Pengguna kini bisa mengunggah catatan kuliah, slide, dan artikel untuk diubah menjadi rencana pembelajaran dan kuis. Dalam beberapa pekan ke depan, Google menambahkan dukungan grafik dan gambar, plus integrasi Google Calendar yang otomatis menjadwalkan tenggat tugas dan jadwal ujian berdasarkan silabus yang diunggah.

Di AI Mode pada Search, NotebookLM terintegrasi langsung di panel samping. Google merekomendasikan pengguna membuat notebook terpisah untuk setiap mata kuliah atau proyek. Pengguna bisa menambahkan slide, silabus, bahkan utas AI Mode sebelumnya yang relevan, sehingga semua referensi terkumpul dalam satu tempat analisis.

AI Mode dan Google Lens: Belajar dari Foto dan Dokumen

AI Mode di Search juga mendapat fitur pembuatan dokumen studi siap pakai. Pengguna bisa memotret catatan tulisan tangan, menggabungkannya dengan slide kuliah, lalu meminta ringkasan satu halaman yang memuat konsep kunci. Fitur ini menjembatani metode belajar tradisional dengan kemampuan pemrosesan AI modern.

Sementara itu, Google Lens mendapatkan pengalaman belajar interaktif baru yang bisa membahas konsep sulit dan memverifikasi pemahaman pengguna. Cukup potret soal atau materi, dan Lens akan memandu diskusi langkah demi langkah. Fitur ini mulai tersedia global dalam bahasa Inggris beberapa pekan mendatang.

Untuk kebutuhan persiapan ujian standar, Search kini bisa membuat kuis latihan khusus untuk berbagai tes seperti SAT, ACT, GRE, MCAT, hingga Ujian Nasional Brasil (ENEM) dan NEET India. Contoh perintah yang bisa digunakan: "buatkan kuis kosakata yang paling sering diuji untuk persiapan SAT saya."

Penawaran Khusus: Diskon AI Pro dan Paket YouTube

Google memanfaatkan momen kembali ke sekolah dengan insentif harga. Mahasiswa di Amerika Serikat mendapatkan satu tahun gratis langganan Google AI Pro yang senilai US$19,99 per bulan. Ada pula bundel dengan YouTube Premium yang menawarkan diskon hingga 70 persen. Untuk pengguna internasional, promosi berlaku untuk satu tahun AI Plus seharga US$4,99 per bulan.

Langkah ini merupakan strategi akuisisi pengguna yang agresif, terutama untuk membiasakan mahasiswa menggunakan ekosistem Gemini sebelum mereka memasuki dunia kerja. Kombinasi fitur riset mendalam, integrasi kalender, dan alat bantu belajar visual menempatkan Google bersaing langsung dengan solusi AI pendidikan lain yang selama ini mendominasi pasar.

Pembaruan ini hadir di tengah musim liburan sekolah dan perkuliahan yang biasanya menjadi periode puncak adopsi alat bantu belajar digital. Dengan menggabungkan kemampuan pencarian, pemrosesan dokumen, dan asisten suara dalam satu produk, Google mencoba menutup celah yang selama ini dimanfaatkan aplikasi catatan dan flashcard pihak ketiga.

Reporter: Tedy Rustandi
Sumber: 9to5google.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top