Brimob Polda Maluku Musnahkan 2 Bom Aktif Peninggalan Perang Dunia II di Kawasan Blok Masela

Penulis: Sabar Simanjuntak  •  Senin, 21 September 2026 | 06:16:31 WIB
Personel Brimob Polda Maluku berjaga di area temuan dua proyektil meriam aktif di kawasan Blok Masela.

TANIMBAR — Tim Survei UXO Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Maluku bersama pihak proyek menemukan dua proyektil meriam yang masih aktif di kawasan rencana pembangunan pagar perimeter fasilitas OLNG INPEX Masela. Temuan pertama terdeteksi di sekitar patok 71 hingga 75, sementara temuan kedua berada di sekitar patok 55 hingga 56.

Hasil pemeriksaan menunjukkan UXO pertama merupakan proyektil meriam Tipe 91 berdiameter 105 milimeter, panjang 427 milimeter, dan berat sekitar 15,90 kilogram. Adapun UXO kedua berjenis Tipe 91 long painted dengan diameter 105 milimeter, panjang 501,70 milimeter, dan berat sekitar 15,70 kilogram.

Perimeter dan Police Line Dipasang Sebelum Disposal

Karena kedua benda masih dalam kondisi aktif, personel langsung mengamankan lokasi dengan pemasangan perimeter dan police line. Area temuan dijaga ketat hingga Unit Disposal Jibom Detasemen Gegana tiba untuk melakukan pendisposalan.

Proses disposal UXO pertama berlangsung mulai pukul 07.42 WIT hingga 09.25 WIT. UXO kedua ditangani mulai pukul 12.16 WIT dan selesai pada pukul 14.19 WIT.

Sebanyak 10 personel Detasemen Gegana diterjunkan dalam operasi tersebut. Seluruh rangkaian kegiatan dinyatakan aman tanpa korban maupun gangguan terhadap lingkungan sekitar.

Serah Terima Berita Acara ke Pihak INPEX

Setelah kegiatan selesai, personel melakukan serah terima berita acara kepada penanggung jawab area dan pihak security PT INPEX. Personel kemudian kembali ke base camp.

Karoops Polda Maluku Monang Marudu Zonir Simanjuntak mengatakan penanganan dua UXO tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian menjaga keamanan kawasan pembangunan strategis nasional.

"Polri memastikan setiap potensi ancaman terhadap keselamatan dapat dideteksi dan ditangani secara cepat, tepat dan profesional. Termasuk temuan UXO di kawasan Blok Masela ini, yang harus ditangani secara khusus agar tidak membahayakan pekerja, masyarakat maupun aktivitas pembangunan," ujarnya.

Menurut Monang, temuan bom peninggalan perang yang masih aktif menunjukkan pentingnya survei dan langkah mitigasi sebelum maupun selama kegiatan pembangunan berlangsung. Polri akan terus berkoordinasi dengan pengelola proyek dan pihak terkait untuk menjaga aspek keamanan di kawasan tersebut.

Survei Sistematis di Area Rencana Pagar Perimeter

Dansat Brimob Polda Maluku Tedy Purnanto menyebut kedua UXO ditemukan melalui survei sistematis dengan peralatan deteksi khusus. Setelah benda terdeteksi, personel langsung mengamankan area dan menjaga lokasi hingga proses disposal dilakukan.

"Setiap tahapan penanganan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel dan lingkungan sekitar. Seluruh proses pendisposalan terhadap dua UXO berjalan aman dan lancar," katanya.

Survei UXO dilakukan untuk mendeteksi dan memetakan kemungkinan keberadaan bom atau amunisi sisa Perang Dunia II yang masih berada di kawasan darat atau onshore Blok Masela. Kegiatan tersebut berlangsung di area rencana pembangunan pagar perimeter fasilitas OLNG INPEX Masela.

Brimob Polda Maluku bekerja sama dengan pelaksana proyek sebagai bagian dari kemitraan pengamanan yang sebelumnya terjalin melalui Perjanjian Kerja Sama antara SKK Migas dan Polda Maluku. Perwakilan Security INPEX Masela, Fachry Noviar Singka, turut terlibat dalam perencanaan survei dan kegiatan disposal.

Imbauan Polisi: Jangan Sentuh atau Pindahkan Temuan Serupa

Kabid Humas Polda Maluku Rositah Umasugi mengimbau masyarakat tidak menyentuh atau memindahkan benda yang diduga sebagai bom maupun amunisi peninggalan perang.

"Kami mengimbau masyarakat apabila menemukan benda yang diduga sebagai bom atau amunisi peninggalan perang agar tidak menyentuh maupun memindahkannya. Segera amankan diri dan lingkungan sekitar, kemudian laporkan kepada aparat kepolisian agar dapat ditangani oleh personel yang memiliki kemampuan khusus," tegasnya.

Dengan selesainya proses disposal, dua UXO aktif di kawasan PT INPEX telah berhasil ditangani. Langkah itu dilakukan untuk mendukung aspek keselamatan di tengah pembangunan LNG Abadi Masela yang telah memasuki tahap pembangunan fisik di Kepulauan Tanimbar.

Reporter: Sabar Simanjuntak
Sumber: terasmaluku.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top