Polisi, Damkar, dan Warga SBT Padamkan Karhutla 2 Hektare di Desa Salas Bula

Penulis: Sabar Simanjuntak  •  Senin, 21 September 2026 | 14:41:32 WIB
Petugas gabungan memadamkan kebakaran lahan di Desa Salas, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur.

Personel Bhabinkamtibmas Desa Salas bersama tim Damkar Kabupaten Seram Bagian Timur dan warga memadamkan kebakaran hutan dan lahan seluas sekitar 2 hektare di Kecamatan Bula, Kabupaten SBT, Maluku. Api yang membakar semak belukar dan lahan terbuka itu diketahui sekitar pukul 15.20 WIT dan berhasil dilokalisir sebelum menjalar ke wilayah sekitar. Tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi, dan hingga penanganan selesai tidak ada laporan kerugian material.

SBT — Kebakaran hutan dan lahan yang membakar sekitar 2 hektare semak belukar dan lahan terbuka di Desa Salas, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku, berhasil dipadamkan lewat operasi gabungan. Personel Bhabinkamtibmas Desa Salas Brigpol Wanty Katayane bergerak bersama tim Damkar SBT dan warga menuju lokasi begitu titik api terdeteksi.

Kapolres Seram Bagian Timur AKBP Ricky Pranata Vivaldy menegaskan respons cepat di lapangan menjadi kunci utama dalam penanganan karhutla. Menurut dia, semakin cepat titik api diketahui dan ditangani, semakin besar peluang mencegah api meluas.

Api Diketahui Pukul 15.20 WIT, Langsung Dilokalisir

Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 15.20 WIT. Tim gabungan yang tiba di lokasi langsung memadamkan api sekaligus melokalisir kobaran agar tidak menjalar ke wilayah sekitar.

Upaya tersebut berhasil mengendalikan dan memadamkan api. Situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif setelah pemadaman, meski pemantauan tetap dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi dalam kejadian tersebut. Hingga penanganan selesai, tidak terdapat laporan kerugian material.

Cuaca Panas Berkepanjangan Diduga Perbesar Potensi Kebakaran

Berdasarkan informasi awal di lapangan, cuaca panas dan berkepanjangan diduga turut meningkatkan potensi terjadinya kebakaran. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres menyampaikan apresiasi atas sinergi Bhabinkamtibmas, Damkar, dan masyarakat yang bersama-sama melakukan pemadaman.

"Respons cepat di lapangan sangat penting dalam penanganan Karhutla. Ketika ada titik api, semakin cepat diketahui dan ditangani, semakin besar peluang untuk mencegah api meluas. Kami mengapresiasi sinergi Bhabinkamtibmas, Damkar dan masyarakat yang bersama-sama melakukan pemadaman," kata Ricky melalui keterangan tertulis yang diterima di Ambon, Minggu.

Warga Diminta Laporkan Titik Api Sedini Mungkin

Ricky mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama di kawasan semak belukar dan lahan terbuka yang mudah terbakar. Warga diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Apabila menemukan titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin," ujarnya.

Polda Maluku turut mengingatkan masyarakat tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan api secara tidak terkendali. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api di sekitar permukiman maupun lahan kosong.

Reporter: Sabar Simanjuntak
Sumber: ambon.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top