MALUKU — Nurisa Dian Ashrifah mempersembahkan medali emas untuk Indonesia pada nomor compound individu putri Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Ia menang tipis 139-137 atas wakil Filipina, Amaya Amparo Cojuangco, dalam duel yang berlangsung ketat hingga panah terakhir.
Medali emas itu dikalungkan kepada Nurisa di arena panahan Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Momen pengalungan berlangsung haru, dengan bendera Merah Putih dibawa ke podium tertinggi nomor compound individu putri.
Kemenangan 139-137 atas Amaya Amparo Cojuangco menjadi penentu. Selisih dua poin itu tercipta setelah kedua pemanah bertukar tembakan di ronde-ronde akhir, dan Nurisa bertahan di posisi terdepan saat skor akhir dibacakan.
Amaya Amparo Cojuangco sempat menempel ketat perolehan Nurisa sepanjang ronde. Wakil Filipina itu beberapa kali menyamakan kedudukan sebelum Nurisa kembali unggul pada rangkaian tembakan krusial.
Selisih akhir 139-137 menunjukkan betapa tipis jarak keduanya. Nurisa tidak butuh kemenangan mutlak, cukup menjaga konsistensi hingga panah terakhir untuk mengunci posisi puncak.
Medali ini menambah koleksi Indonesia di cabang panahan Asian Games 2026. Sebelumnya, tim recurve beregu putri harus mengakui keunggulan China dengan skor 2-6 pada perebutan perunggu, sehingga hasil Nurisa menjadi penyeimbang dari sisi nomor compound.
Di nomor lain, kontingen Indonesia juga mencatat hasil positif. Tim sepak takraw kuadran putra menang 2-0 atas Singapura dan memastikan diri juara Grup B, sementara tim voli pantai putra Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi mengalahkan China 2-0.
Dari nomor beregu, tim putra sempat mencatat hasil imbang. Hockey putra Indonesia bermain 3-3 melawan Oman, sementara padel ganda putra Valentinus Ngurah/Armando Soemarno harus mengakui keunggulan Jepang.
Sejumlah nomor masih menyisakan pertandingan lanjutan. Tim padel putri yang sudah menembus semifinal akan berusaha melanjutkan langkah, begitu pula wakil-wakil Indonesia di cabang lain yang belum menyelesaikan babak grup maupun fase gugur.
Bagi Nurisa, emas compound individu putri ini menutup penampilannya di Asian Games 2026 dengan hasil maksimal. Panahan Indonesia pulang membawa satu medali emas dari nomor yang paling bergengsi di sektor compound putri.