SERAM BAGIAN BARAT — Sosialisasi penetapan Dusun Mahua Jaya digelar di masjid dusun setempat, dihadiri Ketua BPD Desa Soleh, perangkat desa, Bhabinkamtibmas, dan warga. Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Bupati Seram Bagian Barat, Asri Arman, terkait penetapan Dusun Mahua Jaya pada 21 September 2026.
Status definitif membuat Mahua Jaya resmi berdiri sebagai dusun yang terpisah dari Dusun Jawa Sakti. Pemekaran ini menyasar wilayah petuanan Desa Soleh, Kecamatan Huamual Belakang.
SK Bupati Seram Bagian Barat menetapkan Dusun Mahua Jaya sebagai dusun definitif. Pembacaan surat keputusan menjadi penanda resmi beroperasinya pemerintahan di tingkat dusun.
Ibrahim menilai status definitif memperkuat penyelenggaraan pemerintahan di tingkat dusun. Warga juga diharapkan lebih mudah mengakses layanan publik dari pemerintah desa maupun kabupaten.
Pemerintah desa akan memfasilitasi pembentukan panitia pelantikan Kepala Dusun (Kadus) Mahua Jaya. Panitia ini melibatkan para kadus di wilayah petuanan Desa Soleh.
“Dalam panitia juga melibatkan para tokoh, termasuk seluruh kadus dan sekretaris dusun di wilayah petuanan Desa Soleh,” ujar Ibrahim.
Panitia kecil bertugas berkomunikasi dengan Bupati Asri Arman soal teknis pelaksanaan agar bupati dapat menghadiri pelantikan. Ibrahim menyebut persiapan harus diatur baik, termasuk konsumsi dan kebutuhan lain, supaya tidak menimbulkan masalah saat kegiatan berlangsung.
Pemerintah desa akan berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Seram Bagian Barat soal perubahan administrasi kependudukan pada KTP warga. Petugas Disdukcapil direncanakan didatangkan langsung ke Dusun Mahua Jaya setelah pelantikan kepala dusun.
“Nanti kita menyurati Disdukcapil dan meminta petugas datang langsung ke Dusun Mahua untuk mempermudah perubahan administrasi di KTP, misalnya alamat dan lainnya,” jelasnya.
Ibrahim meminta warga tidak khawatir dan lebih dulu berfokus pada persiapan pelantikan. Ia juga mengajak masyarakat Mahua Jaya dan Jawa Sakti terus bersinergi dengan pemerintah desa dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di wilayah tersebut.
Kerja sama antara warga, tokoh setempat, dan pemerintah dinilai penting untuk mempersiapkan kebutuhan administrasi serta struktur pemerintahan dusun yang baru terbentuk.