XLSmart Tanggapi Aturan Kuota Tak Hangus Komdigi, 96 dari 106 Produk Dinilai Sesuai

Penulis: Tedy Rustandi  •  Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:07:31 WIB
XLSmart menyatakan 96 dari 106 produknya telah sesuai dengan aturan perlindungan sisa kuota internet Komdigi.

MALUKU — XLSmart menyatakan 96 dari 106 produknya sudah sesuai dengan aturan perlindungan sisa kuota internet yang diterbitkan Kementerian Komunikasi dan Digital. Operator telekomunikasi itu menegaskan tidak ada perubahan regulasi yang diperlukan karena aturan telekomunikasi dinilai tidak inkonstitusional. Komdigi hanya memberi kejelasan lewat surat edaran, bukan mengubah kewajiban operator.

Direktur & Chief Regulatory Office XLSmart Merza Fachys menyampaikan hal itu dalam acara Media Update XL Ultra 5G+ di Solo, Jawa Tengah. Menurut Merza, pemerintah sudah menyatakan bahwa aturan telekomunikasi yang sempat digugat tidak inkonstitusional, sehingga tidak ada peraturan yang perlu diubah.

Komdigi, kata dia, pada dasarnya tidak mengubah aturan. Regulator hanya memberikan kejelasan melalui surat edaran terkait penerapan perlindungan sisa kuota internet pelanggan.

Operator Boleh Jual Produk Rollover dan Non-Rollover

Merza menjelaskan Komdigi memperbolehkan operator menawarkan produk kuota dengan skema rollover maupun non-rollover. Tidak ada larangan bagi operator untuk membuat produk non-rollover.

"Tidak harus semuanya harus rollover. Nah, ketika kemudian untuk produk yang non-rollover habis masa berlakunya, maka operator diminta untuk tetap melindungi hak konsumen. Jadi tidak harus, tapi harus melindungi hak konsumen," ujarnya.

Artinya, kewajiban utama operator adalah memastikan hak pelanggan tetap terlindungi ketika masa berlaku kuota berakhir, apa pun skema produk yang dijual.

Empat Opsi Lindungi Hak Konsumen

XLSmart menyebut ada beberapa pilihan yang bisa diambil operator untuk memenuhi kewajiban itu. Opsi pertama, membiarkan konsumen menghabiskan sisa kuota.

Opsi kedua, memperpanjang masa aktif sisa kuota. Merza memberi contoh pelanggan membeli 10 GB dan baru terpakai 8 GB, sehingga tersisa 2 GB.

"Jadi misalkan mau beli 10 GB masih terpakai 8 GB, nanti ada sisa 2 GB. Salah satu pilihannya oke saya kasih waktu seminggu lagi habisin. Tapi kalau seminggu lagi nggak habis, ya sudah selesai," ungkapnya.

Pilihan berikutnya adalah refund atau pengembalian dana, serta substitusi dengan produk lain. Merza menambahkan opsi "cara lain" juga diperbolehkan selama tetap memenuhi hak pelanggan.

96 dari 106 Produk XLSmart Dinyatakan Accessible

XLSmart telah menyampaikan laporan ke Komdigi soal sejauh mana operator menyikapi keputusan Mahkamah Konstitusi dan Surat Edaran Komdigi. Laporan itu disusun setelah Komdigi meminta para operator melaporkan progres mereka sebulan sebelumnya.

Dari 106 macam produk XLSmart, 96 di antaranya dinyatakan accessible atau sesuai dengan ketentuan perlindungan hak konsumen.

"Dari 106 macam produk, itu dinyatakan kita 96 itu accessible," kata Merza. Sementara delapan produk lain, menurut dia, dikategorikan kurang optimal oleh regulator.

"Yang delapan, kalau saya nggak salah itu dikatakan kurang optimal. 'Apa maknanya kurang optimal?' Saya tanya, (jawabannya) 'Ya dioptimalkan lagi'," tandasnya.

Dampak ke Pengguna

Surat edaran Komdigi tidak mewajibkan semua produk kuota bersifat rollover. Pelanggan yang memakai paket non-rollover tetap berhak atas perlindungan sisa kuota, baik lewat perpanjangan masa aktif, pengembalian dana, maupun substitusi produk.

Bagi pasar telekomunikasi Indonesia, kejelasan ini memberi ruang bagi operator menyusun portofolio produk yang lebih beragam. Di sisi lain, operator dituntut memastikan setiap skema yang dijual tetap memenuhi hak konsumen sesuai keputusan MK dan arahan Komdigi.

Reporter: Tedy Rustandi
Sumber: inet.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top