LANGGUR — Kepala Dinas Pendidikan diminta merancang pengadaan meja untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Muhamad Thaher Hanubun menegaskan kualitas meja tidak boleh dikompromikan.
"Ibu Kadis Pendidikan harus merencanakan. SD, SMP, SMA minimal satu meja. Mejanya harus yang bagus dan layak, jangan yang murah lalu jelek," kata Thaher di hadapan peserta kegiatan.
Program Go to School dirancang sebagai jalur pembinaan atlet berkelanjutan. Pelajar diharapkan bisa berlatih rutin, mengasah kemampuan, lalu mengukur capaian lewat kompetisi.
"Go to School, mulai dari yang paling bawah. Pembinaan prestasi dari SD, SMP sampai SMA. Mudah-mudahan suatu saat Maluku punya wakil dari Maluku Tenggara dan Kota Tual," ujarnya.
Menurut Thaher, ketersediaan fasilitas olahraga yang memadai menjadi syarat dasar membangun pembinaan atlet berjenjang. Tanpa sarana yang layak, pembinaan di tingkat sekolah sulit berjalan.
Bupati menyoroti praktik penentuan atlet yang mewakili daerah. Ia meminta seleksi berjalan objektif dan menjunjung sportivitas.
"Selama ini ada yang kurang bagus. Menentukan pemain berdasarkan kedekatan keluarga. Olahraga itu fair play. Siapa yang juara di Malra, dia yang berhak mewakili provinsi," tegasnya.
Pernyataan itu muncul di tengah dorongan memperkuat prestasi tenis meja daerah. Thaher menilai atlet yang berhak mewakili Maluku Tenggara adalah mereka yang menang di lapangan, bukan karena hubungan pribadi.
Instruksi tidak berhenti di lingkungan sekolah. Seluruh organisasi perangkat daerah di lingkup Pemkab Maluku Tenggara diminta menyediakan meja tenis meja di masing-masing instansi.
Thaher juga berencana menggelar kejuaraan tenis meja antardinas dengan melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah serta instansi vertikal. Rencana itu untuk memperluas partisipasi aparatur pemerintah dalam berolahraga.
Turnamen Bupati Cup Tenis Meja 2026 disebut sebagai penyelenggaraan perdana di Provinsi Maluku. Kompetisi ini menjadi sarana bagi atlet lokal mengembangkan kemampuan dan menambah pengalaman bertanding.
Lewat pengadaan fasilitas di sekolah, pembinaan berjenjang, dan penyelenggaraan kompetisi, Pemkab Maluku Tenggara berupaya memperkuat tenis meja daerah. Target akhirnya, lahir atlet yang mampu mewakili Maluku Tenggara di tingkat provinsi hingga nasional.