Kapolda Maluku Pimpin Aksi Green Policing Bersihkan Pesisir Tantui Ambon, Libatkan Puluhan Personel

Penulis: Sabar Simanjuntak  •  Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:46:31 WIB
Personel Polda Maluku membersihkan kawasan pesisir Tantui, Ambon, dalam aksi Green Policing.

AMBON — Aksi pembersihan pesisir di kawasan Tantui berlangsung mulai pukul 08.15 hingga 09.00 WIT. Rangkaiannya diawali apel olahraga bersama yang dipimpin Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Maluku, lalu dilanjutkan pembersihan pesisir dan olahraga mandiri.

Kapolda menegaskan kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan lewat tindakan nyata, bukan sekadar imbauan. Menurutnya, Green Policing dibangun sebagai keteladanan bagi personel maupun warga sekitar.

"Menjaga lingkungan tidak cukup hanya dengan imbauan. Harus dimulai dari diri sendiri, dari lingkungan kerja, dan dilakukan secara konsisten. Melalui Green Policing, kami ingin membangun keteladanan serta menumbuhkan kesadaran bahwa kebersihan dan kelestarian alam merupakan tanggung jawab kita bersama," kata Suwondo dalam pernyataan resmi Polda Maluku.

Mengapa Pesisir Jadi Sasaran Utama Green Policing

Maluku merupakan provinsi kepulauan dengan wilayah pesisir dan laut yang menopang kehidupan sosial, ekonomi, serta ekosistem masyarakat. Sampah di kawasan pesisir berpotensi mengganggu kualitas ekosistem laut, bukan hanya soal kebersihan permukaan.

Polda Maluku menilai upaya menjaga pesisir butuh kesadaran kolektif dan partisipasi berkelanjutan dari berbagai unsur masyarakat. Pendekatan kepolisian lewat Green Policing tidak hanya berorientasi pada keamanan dan ketertiban, tetapi juga kepedulian sosial dan lingkungan.

Kebugaran Personel Jadi Bagian dari Aksi

Kegiatan di Tantui turut menjadi bagian pembinaan personel melalui olahraga bersama. Kebugaran jasmani dinilai menunjang kesiapan anggota Polri saat menjalankan tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Penggabungan dua agenda itu mencerminkan upaya membangun personel yang sehat, disiplin, peduli, dan memiliki semangat kebersamaan. Aksi bersih pesisir sekaligus menjadi contoh langsung bagi warga sekitar markas.

Ajakan Kabidhumas: Mulai dari Tidak Buang Sampah Sembarangan

Kabidhumas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi menegaskan kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai aksi seremonial. Ia ingin Green Policing berkembang menjadi kebiasaan yang memberi manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

"Green Policing harus menjadi gerakan yang membangun kesadaran bersama. Kami mengajak masyarakat untuk memulai dari hal sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan pesisir, dan membiasakan perilaku yang ramah lingkungan. Semangat Polisi Bersama Masyarakat berarti membangun kepedulian dan tanggung jawab bersama demi Maluku yang bersih dan lestari," ujar Rositah.

Polda Maluku berharap Green Policing dilaksanakan berkelanjutan dan menginspirasi partisipasi masyarakat, komunitas, serta pemangku kepentingan. Semangat Polisi Bersama Masyarakat dijadikan pintu masuk menjadikan kepedulian lingkungan sebagai gerakan bersama, demi kelestarian pesisir dan laut Maluku bagi generasi sekarang maupun mendatang.

Reporter: Sabar Simanjuntak
Sumber: papuanewsonline.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top