NHTSA Usulkan Lampu Cyan untuk Mobil Otonom, Aturan Baru Khusus Kendaraan Tanpa Setir

Penulis: Pandu Wibisono  •  Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:21:31 WIB
NHTSA mengusulkan spesifikasi lampu cyan sebagai penanda aktifnya sistem mengemudi otonom pada kendaraan ber-ADS.

MALUKU — NHTSA mengusulkan perubahan Federal Motor Vehicle Safety Standard No. 108 yang mewajibkan spesifikasi lampu cyan penanda sistem mengemudi otonom aktif. Usulan ini juga menghapus kewajiban lampu sein manual, hazard, dan sakelar lampu jauh pada kendaraan otonom tanpa kontrol pengemudi. Aturan baru berlaku hanya untuk kendaraan tanpa setir dan pedal, sehingga mobil konvensional tidak terpengaruh.

Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Amerika Serikat (NHTSA) merilis usulan amendemen aturan pencahayaan kendaraan yang secara spesifik menyasar kendaraan dengan sistem mengemudi otonom (Automated Driving Systems/ADS). Pengumuman resmi disampaikan otoritas tersebut sebagai lanjutan dari rencana modernisasi regulasi lampu utama yang diumumkan sebelumnya.

Lampu Cyan Jadi Penanda Sistem Otonom Aktif

Usulan NHTSA menetapkan standar peralatan untuk kendaraan ber-ADS, termasuk tampilan lampu cyan yang menandakan sistem mengemudi otonom sedang beroperasi. Kendaraan tidak diwajibkan memasang lampu ini, tetapi jika dipasang, warna, posisi, dan visibilitasnya harus mengikuti aturan yang ditetapkan.

Jika kendaraan dilengkapi lampu penanda ADS, minimal satu lampu harus terlihat dari sisi depan, samping, dan belakang kendaraan. Ketinggian minimal yang diusulkan 15 inci, dan intensitas cahaya tidak boleh lebih terang dari lampu parkir.

Mercedes-Benz Lebih Dulu Pakai Lampu Turquoise

Mercedes-Benz mendapat persetujuan menggunakan lampu turquoise pada mobil berteknologi Drive Pilot, sistem mengemudi otonom Level 3 mereka, pada 2023. Tujuannya memberi tahu pengendara lain dan aparat bahwa pengemudi diperbolehkan melepas perhatian saat kendaraan mengambil kendali secara legal.

Aturan Baru Hanya untuk Kendaraan Tanpa Setir dan Pedal

Perubahan regulasi mencakup penghapusan kewajiban unit pengoperasian lampu sein, lampu hazard, dan sakelar lampu jauh untuk kendaraan otonom tanpa kontrol pengemudi manual. Ketentuan ini hanya berlaku pada kendaraan yang tidak dilengkapi setir dan pedal, sehingga tidak ada perubahan aturan bagi mobil konvensional.

NHTSA juga mengusulkan penghapusan persyaratan pengujian lampu utama pada tegangan 12,8 volt. Regulasi yang memaksa lampu paling atas pada lampu utama berorientasi vertikal berfungsi sebagai sinar standar juga diusulkan dihapus, karena NHTSA menilai pencahayaan memadai untuk berkendara aman bisa dicapai tanpa menempatkan lampu rendah di atas lampu jauh.

Indikator Dashboard Hanya Diwajibkan jika Ada Pengemudi

Usulan terakhir mengubah ketentuan telltales, yaitu suara dan lampu kecil di dashboard yang menyala saat lampu sein, hazard, atau lampu utama aktif. NHTSA ingin memastikan indikator ini hanya diwajibkan pada kendaraan yang memiliki pengemudi, didefinisikan sebagai "penumpang yang duduk tepat di belakang sistem kendali kemudi."

Dengan definisi tersebut, kendaraan otonom tanpa setir tidak memiliki pengemudi, sehingga tidak perlu dilengkapi telltales. NHTSA menyebut usulan ini sebagai proses menghapus hambatan teknis yang tidak perlu tanpa mengorbankan keselamatan kendaraan.

Konteks: Tesla Cybercab dan Investigasi Keselamatan

Tesla Cybercab menjadi satu-satunya mobil di jalan raya Amerika yang tidak memiliki kontrol mengemudi fisik seperti setir dan pedal. Kendaraan ini tengah menjadi subjek investigasi keselamatan karena ketiadaan kontrol tradisional tersebut.

Usulan perubahan Standard No. 108 secara langsung relevan dengan kendaraan berkonsep serupa. NHTSA membuka masukan publik atas usulan ini, dengan beberapa cara penyampaian yang diuraikan dalam Federal Register.

Reporter: Pandu Wibisono
Sumber: jalopnik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top