Gempa Magnitudo 5.3 Guncang 139 Km BaratLaut Tual Maluku, BMKG Sebut Tidak Berpotensi Tsunami

Penulis: Ujang Rahmat  •  Jumat, 30 Oktober 2026 | 06:16:01 WIB
Peta lokasi episenter gempa magnitudo 5.3 di 139 km barat laut Tual, Maluku.

AMBON — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan guncangan magnitudo 5.3 berpusat di laut, 139 km barat laut Tual. Kedalaman pusat gempa tercatat 10 km, tergolong dangkal. Hingga laporan ini diturunkan, belum ada kabar kerusakan bangunan maupun korban jiwa dari wilayah terdampak.

Wilayah Maluku memang berada di zona pertemuan lempeng yang aktif. Guncangan dangkal seperti ini kerap terasa lebih kuat di permukaan, meski skalanya belum masuk kategori merusak.

Apa yang Dicatat BMKG dari Guncangan Dini Hari

Episenter gempa terletak pada koordinat 4.40 LS dan 132.49 BT. Berdasarkan posisi pusat gempa dan kekuatannya, BMKG menyatakan guncangan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Waktu kejadian, sekitar pukul 03.32 WIB, membuat sebagian warga kemungkinan masih terlelap. Belum ada laporan resmi soal skala guncangan yang dirasakan di daratan Tual maupun kabupaten sekitar.

Warga Diimbau Tidak Panik dan Cek Bangunan Retak

BMKG meminta masyarakat tetap tenang dan waspada. Warga diminta menghindari bangunan yang retak atau mengalami kerusakan pascagempa.

Imbauan lain: jangan mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi, dan ikuti arahan resmi dari BMKG, BPBD, serta instansi berwenang.

Langkah yang Perlu Dilakukan Saat Gempa Susulan

Jika guncangan terjadi lagi, warga di dalam ruangan diminta melindungi kepala dan berlindung di bawah meja atau benda kokoh. Jauhi kaca, lemari, dan benda yang berpotensi jatuh.

  • Setelah guncangan berhenti, segera keluar ke area terbuka yang aman.
  • Bila sedang berkendara, kurangi kecepatan dan berhenti di tempat aman.
  • Hindari tebing, pohon besar, tiang listrik, dan bangunan rusak.
  • Periksa kondisi anggota keluarga dan bantu yang membutuhkan.
  • Ikuti informasi resmi BMKG, BPBD, dan instansi terkait.

Data awal BMKG bersifat cepat dan bisa berubah seiring kelengkapan informasi. Masyarakat dapat memeriksa pembaruan di kanal resmi BMKG.

Reporter: Ujang Rahmat
Sumber: theopini.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top