BPBD Maluku Salurkan 15.500 Liter Air Bersih ke Warga Ambon Selama Dua Hari Antisipasi Kekeringan

Penulis: Tedy Rustandi  •  Sabtu, 07 November 2026 | 08:46:31 WIB
Petugas BPBD Provinsi Maluku menyalurkan air bersih kepada warga di sejumlah titik Kota Ambon.

AMBON — Plt Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Maluku, Sandhy H. Luhulima, melaporkan distribusi air bersih tersebut kepada Gubernur Maluku pada Jumat (6/11/2026). Laporan disampaikan setelah dua hari penyaluran di sejumlah titik yang kesulitan mendapat pasokan air.

7.500 Liter Disalurkan pada Hari Pertama

Pada Kamis (5/11/2026), BPBD menyalurkan 7.500 liter air bersih di dua lokasi. Sebanyak 4.000 liter diberikan untuk warga Kanawa, Desa Batu Merah, RT 007/RW 018, Kecamatan Sirimau.

Sebanyak 3.500 liter sisanya disalurkan bagi warga Kesia Kudamati, RT 004/RW 003, Kecamatan Nusaniwe.

8.000 Liter untuk Warga Gunung Nona

Distribusi hari kedua, Jumat (6/11/2026), menyasar kawasan Perumtel Gunung Nona, Kecamatan Nusaniwe. BPBD menyalurkan 8.000 liter air bersih untuk kebutuhan warga di RT 008/RW 07 dan RT 007/RW 07.

Rinciannya, 7.800 liter untuk warga RT 008/RW 07 dan 200 liter bagi warga RT 007/RW 07.

Respons Cepat atas Kesulitan Warga

Luhulima menyebut penyaluran air bersih merupakan bentuk respons BPBD terhadap kesulitan masyarakat memperoleh air bersih akibat kekeringan di sejumlah kawasan Kota Ambon.

"Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons BPBD Provinsi Maluku terhadap kesulitan masyarakat dalam memperoleh air bersih akibat kondisi kekeringan yang terjadi di sejumlah kawasan Kota Ambon," ungkap Luhulima.

BPBD Provinsi Maluku menyatakan terus berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan air bersih, tetap terpenuhi melalui langkah penanganan dan koordinasi di lapangan.

Imbauan Hemat Air dan Lapor Jika Kesulitan

Luhulima berharap distribusi air bersih dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus mengurangi risiko krisis air bersih apabila kekeringan masih berlanjut.

"Distribusi air bersih ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus mengurangi risiko krisis air bersih apabila kondisi kekeringan masih berlanjut," harap Luhulima.

Pemerintah Provinsi Maluku melalui BPBD mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijak. Warga yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih diminta segera melaporkan kepada pihak terkait.

Reporter: Tedy Rustandi
Sumber: terasmaluku.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top