MALUKU BARAT DAYA — Komandan Korem 151/Binaiya Brigadir Jenderal TNI Raffles Manurung melakukan pemantauan langsung ke Pulau Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya, pada Minggu (10/5/2026). Kunjungan ini difokuskan pada sejumlah program strategis yang tengah berjalan di wilayah perbatasan dan kepulauan tersebut.
Dalam peninjauan lapangan, Danrem mengecek pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan, hingga Pos Pengamanan Perbatasan Terpadu (Pos Pamputer). Selain itu, ia juga meninjau kegiatan pemberdayaan masyarakat yang sudah berjalan.
Mengapa Danrem Turun Langsung ke Pulau Terluar?
Menurut Raffles Manurung, pemantauan langsung ini penting untuk memastikan setiap program berjalan optimal dan tepat sasaran. “Kami ingin memastikan seluruh program berjalan aman, lancar, dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Pulau Moa merupakan salah satu pulau terdepan di Maluku Barat Daya yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Kondisi geografis yang terpencil membuat pengawasan langsung dari komando korem menjadi krusial.
Dialog dengan Prajurit dan Warga Setempat
Selain mengecek program fisik, Danrem juga menyempatkan diri berdialog dengan prajurit dan masyarakat setempat. Raffles Manurung menyerap berbagai masukan terkait kondisi wilayah dan kebutuhan mendesak di lapangan.
Korem 151/Binaiya berharap pengawasan langsung ini mampu memperkuat pembangunan di wilayah kepulauan dan perbatasan. Target utamanya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Maluku Barat Daya melalui program-program TNI yang terukur dan berkelanjutan.