MALUKU — Microsoft resmi mengaktifkan fitur Disc-to-Digital untuk seluruh pengguna Xbox mulai 29 September 2026, setelah melalui masa pengujian di Xbox Insider sejak akhir Agustus. Fitur ini memungkinkan pemilik game fisik Xbox One dan Xbox Series X|S mengklaim lisensi digital tanpa membeli ulang versi digitalnya. Langkah ini menjawab tuntutan gamer soal kepemilikan konten digital di console Microsoft.
Microsoft mengonfirmasi bahwa fitur Disc-to-Digital mencakup sebagian besar game berbasis disc untuk Xbox One dan Xbox Series X|S. Pengguna cukup memasukkan disc yang kompatibel ke console, menjalankan game, lalu memilih opsi untuk mengklaim lisensi digital. Microsoft menyebut ribuan judul akan didukung, meski tidak semuanya tersedia sejak peluncuran.
Cara Kerja dan Keuntungan Lisensi Digital
Lisensi digital yang diperoleh lewat metode ini membuka akses ke sejumlah layanan tambahan. Jika game mendukung, pengguna bisa memanfaatkan Play Anywhere untuk bermain di PC serta Cloud Gaming. Disc fisik tetap berfungsi seperti sebelumnya dan tidak berubah menjadi kode digital yang terpisah dari kepemilikan disc.
Sistem ini memiliki keunikan tersendiri. Lisensi digital tersebut tetap berkaitan dengan disc, bukan sekadar mengubah game fisik menjadi salinan digital yang selamanya terkunci pada satu akun. Ketika disc tidak lagi digunakan, hak akses digital yang terkait dengannya bisa dipindahkan bersamaan dengan disc, misalnya saat dijual sebagai game bekas.
Publisher yang Bergabung
Dukungan game bergantung pada faktor teknis, lisensi, publisher, dan manufaktur. Artinya, tidak semua disc Xbox otomatis memenuhi syarat untuk dikonversi. Jumlah publisher yang ikut serta bertambah selama masa pengujian. Ubisoft dipastikan masuk ke program tersebut, sementara SEGA kemudian menyusul mendukungnya.
Microsoft menyatakan daftar judul yang didukung akan terus bertambah seiring waktu. Namun, belum ada keterangan resmi soal jadwal penambahan judul berikutnya atau publisher lain yang sedang dalam proses negosiasi.
Dampak bagi Pemilik Koleksi Disc
Bagi pemilik Xbox yang memiliki koleksi disc, perubahan ini memberikan opsi baru yang menguntungkan. Mereka tidak perlu membeli ulang game yang sudah dimiliki dalam bentuk fisik untuk mendapat versi digital. Keterbatasan kompatibilitas masih jadi kendala utama karena belum semua game masuk daftar dukungan.
Langkah Microsoft ini menandai pergeseran bertahap menuju ekosistem gaming yang tetap memberi nilai jual ulang dan kepemilikan atas game. Model serupa belum diterapkan pesaing seperti Sony di PlayStation, yang sejauh ini belum mengumumkan program konversi disc ke digital untuk pengguna umum.
Microsoft belum merinci apakah fitur ini akan diperluas ke wilayah lain atau mencakup console generasi berikutnya. Pengguna disarankan memeriksa daftar judul yang kompatibel sebelum mencoba mengklaim lisensi digital dari disc yang dimiliki.