JAKARTA — Peran Fidya Faraid Sabban di Munas X Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia bukan sekadar kehadiran sebagai peserta. Perempuan yang memiliki akar keluarga dari Seram Utara, Maluku Tengah, itu dipercaya duduk di Steering Committee, termasuk menangani proses verifikasi pencalonan Ketua Umum.
Verifikasi menjadi tahap krusial karena menentukan siapa saja kandidat yang berhak maju ke pemilihan. Fidya menjelaskan syarat dukungan yang harus dipenuhi setiap calon.
Syarat Dukungan Minimal 12 DPD Tingkat I
Dalam proses verifikasi, Fidya menyampaikan bahwa kandidat Ketua Umum AMPI diwajibkan memperoleh dukungan sedikitnya 12 DPD AMPI tingkat I. Ketentuan itu menjadi ambang batas agar pencalonan memiliki basis dukungan yang cukup kuat dari daerah.
Hasil verifikasi mencatat Zigo Rolanda memperoleh dukungan dari 26 DPD dan dinyatakan memenuhi persyaratan. Jumlah itu jauh melampaui batas minimal yang ditetapkan panitia.
Dari Bankir ke Ruang Organisasi Kepemudaan
Kiprah Fidya di panggung organisasi kepemudaan tidak terbentuk dalam waktu singkat. Sebelum aktif di dunia politik dan organisasi, ia menjalani profesi sebagai banker selama kurang lebih satu dekade.
Setelah meninggalkan karier perbankan, Fidya memilih mengikuti jejak sang ayah untuk berkiprah di Partai Golkar. Jalur itu membawanya masuk ke lingkaran organisasi kepemudaan yang bersinggungan langsung dengan dinamika politik nasional.
Keterlibatan Perempuan Muda di Ruang Pengambilan Keputusan
Posisi Fidya di Steering Committee menjadi salah satu gambaran keterlibatan perempuan muda dalam ruang organisasi kepemudaan. Munas AMPI menjadi arena tempat keputusan-keputusan strategis organisasi dibahas dan ditetapkan.
Keterlibatan itu juga menunjukkan bahwa proses verifikasi pencalonan tidak hanya soal administrasi. Di baliknya ada negosiasi dukungan antardaerah yang menentukan peta kekuatan kandidat.
Bagi AMPI, Munas X menjadi titik penentuan arah kepengurusan ke depan. Sementara bagi Fidya, peran di forum nasional itu menandai langkah lanjutan dari perjalanan yang dimulai dari Seram Utara, Maluku Tengah.