Wagub Maluku Dorong Lulusan Politeknik Pimpin Hilirisasi Industri Lokal

Penulis: Redaksi  •  Jumat, 01 Mei 2026 | 18:43:50 WIB
Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath mendorong lulusan Politeknik Negeri Ambon menjadi penggerak hilirisasi industri lokal.

Ambon – Dalam acara wisuda Politeknik Negeri Ambon pada Jumat, Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath mengajak lulusan untuk berperan sebagai motor penggerak hilirisasi industri. Vanath menekankan bahwa Maluku tidak boleh lagi hanya mengandalkan penjualan bahan mentah, melainkan harus mengolah komoditas lokal menjadi produk bernilai tambah melalui industri lokal.

Hilirisasi Sebagai Solusi Ekonomi Daerah

Vanath menjelaskan bahwa hilirisasi industri menjadi kunci penting bagi perekonomian Maluku. Selama ini, ekonomi daerah masih bergantung pada ekspor bahan mentah, yang menyebabkan rendahnya nilai tambah dan terbatasnya penciptaan lapangan kerja.

"Maluku tidak boleh lagi hanya menjual bahan mentah. Kita harus mampu mengolah komoditas unggulan seperti kelapa dan pala menjadi produk turunan melalui industri lokal," ujar Vanath dalam kuliah umum tersebut. Menurutnya, dengan hilirisasi, komoditas dapat diolah menjadi produk jadi atau setengah jadi, sehingga memberikan dampak ekonomi yang lebih besar, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat daya saing daerah.

"Kalau kita bangun pabrik pengolahan di daerah, maka tenaga kerja lokal terserap, pendapatan meningkat, dan ekonomi tidak lagi bergantung pada pihak luar," tambahnya.

Energi Terbarukan dan Pengelolaan Sumber Daya Kelautan

Selain hilirisasi, Vanath juga menekankan pentingnya penguatan ketahanan energi mengingat Maluku merupakan wilayah kepulauan dengan sekitar 93 persen wilayahnya adalah laut. Ia mendorong para lulusan untuk menguasai teknologi energi terbarukan serta pengelolaan sumber daya kelautan yang optimal.

Pemerintah daerah, lanjut Vanath, terus memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada wilayah kepulauan, termasuk mendorong Rancangan Undang-Undang Provinsi Kepulauan yang telah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) DPR RI.

Keterlibatan Tenaga Kerja Lokal dalam Proyek Strategis

Pemerintah daerah juga berupaya memastikan keterlibatan tenaga kerja lokal dalam proyek strategis nasional seperti Blok Masela, agar lulusan perguruan tinggi di Maluku memiliki peluang kerja yang lebih besar.

Dalam kesempatan itu, Vanath mengingatkan para wisudawan agar terus adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk potensi otomatisasi dan robotik yang diproyeksikan akan mengubah dunia industri. "Orang sukses bukan hanya milik mereka yang pintar di kelas dengan IPK tinggi, tetapi milik mereka yang konsisten dan teguh mengejar impian," katanya.

Sebanyak 519 wisudawan Program Diploma Tiga dan Sarjana Terapan dikukuhkan dalam acara tersebut dan diharapkan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Reporter: Redaksi
Back to top