22 Persen Keluarga di Maluku Alami Fatherless, Pemprov dan BKKBN Luncurkan GAT-Link bagi ASN untuk Perkuat Peran Ayah

Penulis: Tedy Rustandi  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 02:17:31 WIB
Program GAT-Link diluncurkan di Maluku untuk memperkuat peran ayah ASN dalam pengasuhan anak.

AMBON — Program GAT-Link merupakan bagian dari implementasi Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang diinisiasi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN. Sasaran utamanya adalah ASN laki-laki agar mampu menjadi teladan dalam menjalankan peran pengasuhan di tengah maraknya isu ketidakhadiran ayah secara emosional di rumah tangga.

Apa Itu Fatherless dan Seberapa Parah di Maluku?

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Edi Setiawan mengungkapkan, data menunjukkan 22 dari setiap 100 keluarga di Maluku masuk dalam kategori fatherless. Kondisi ini bukan berarti ayah tidak ada di rumah, melainkan tidak hadir secara emosional dan tidak terlibat dalam kehidupan sehari-hari anak.

"Ayahnya mungkin ada secara fisik, tetapi tidak hadir dalam keluarga," ujar Edi di Ambon, Senin.

Ia menambahkan, situasi ini berpotensi besar memengaruhi tumbuh kembang anak. Karena itu, gerakan bersama diperlukan untuk meningkatkan kualitas pengasuhan melalui keterlibatan aktif ayah.

Program edukasi ini menitikberatkan pada empat dimensi utama pengasuhan. Pertama, membangun interaksi emosional yang erat dengan anak. Kedua, meningkatkan aksesibilitas atau kehadiran ayah dalam kehidupan sehari-hari anak.

Ketiga, memperkuat tanggung jawab dalam memenuhi kebutuhan fisik, pendidikan, dan kesehatan anak. Keempat, meningkatkan keterlibatan ayah dalam pekerjaan domestik yang berkaitan dengan pengasuhan.

"GAT-Link diharapkan menjadi contoh bahwa ASN juga harus mampu menjadi teladan sebagai ayah yang hadir, bukan hanya hadir secara fisik, tetapi juga hadir secara emosional dan aktif mendampingi keluarga," kata Edi.

Gubernur: Ayah Bukan Sekadar Mesin Pencari Nafkah

Peluncuran program ini bertepatan dengan peringatan Harganas ke-33. Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menegaskan bahwa peran ayah di dalam rumah tangga tidak berhenti pada urusan materi.

"Ayah, peran Anda di dalam rumah tangga bukan sekadar sebagai mesin pencari nafkah materi. Tugas Anda tidak selesai ketika Anda telah mengirimkan uang belanja atau membayar biaya sekolah," ujar gubernur.

Ia mengajak para ayah membangun kedekatan emosional dengan anak melalui komunikasi yang hangat, menjadi teladan, serta hadir secara fisik dan psikologis dalam setiap tahapan tumbuh kembang anak. Forum Komunitas GATI di lingkungan Pemprov Maluku telah dibentuk berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 796 Tahun 2026.

Reporter: Tedy Rustandi
Sumber: ambon.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top