MALUKU TENGAH — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi tektonik di laut, 84 kilometer utara Amahai, Kabupaten Maluku Tengah. Episode ini terjadi pukul 11.51 WIT, Sabtu (11/7/2026).
Gempa berkekuatan magnitudo 4,2 dengan pusat di kedalaman 14 kilometer tergolong dangkal. Namun, laporan dari masyarakat setempat menyebutkan guncangan tidak terasa. "Tidak ada laporan warga yang merasakan getaran," demikian pernyataan resmi BMKG.
Gempa dangkal biasanya menghasilkan guncangan lebih kuat di permukaan. Namun, jarak episenter 84 kilometer dari daratan Amahai menjadi faktor utama getaran melemah sebelum mencapai pemukiman. Energi gempa terdisipasi di sepanjang perjalanan gelombang seismik melalui kerak bumi.
Meskipun tidak terasa, masyarakat di pesisir utara Maluku Tengah diimbau tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab. BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami. Warga diminta memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal dan melaporkan jika ditemukan kerusakan struktural akibat getaran kecil yang mungkin tidak disadari.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa. Aktivitas warga di Kabupaten Maluku Tengah berjalan normal seperti biasa.