AMBON — DPD PDI Perjuangan Maluku kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan kader perempuan. Dua fungsionaris partai, Katrin Wokanubun, SH., MH. dan Santy Enjelin Manuhuttu, S.Kes., M.Kes., resmi diberangkatkan untuk mengikuti pelatihan nasional di Sekolah Partai, Jakarta.
Keduanya saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku. Keikutsertaan mereka dalam Pelatihan/Training of Trainer (ToT) Perempuan Penggerak Akar Rumput ini menjadi langkah strategis partai dalam membangun sumber daya kader dari tingkat akar rumput.
Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku, Benhur George Watubun, ST., SH., menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang khusus untuk meningkatkan kemampuan kader perempuan. Tujuannya agar mereka mampu menjadi penggerak organisasi sekaligus agen perubahan di tengah masyarakat.
“Keikutsertaan mereka menjadi bagian dari program strategis partai dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan kader perempuan di seluruh Indonesia,” ujar Watubun.
Pengiriman dua kader ini merupakan kelanjutan dari rangkaian kegiatan partai yang sudah tuntas sebelumnya. DPD PDIP Maluku baru saja menyelesaikan Bulan Bung Karno, Liga Kampung Soekarno Cup U-19 di empat zona, serta konsolidasi pendidikan politik.
Selain itu, partai juga telah melaksanakan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di 97 Pengurus Anak Cabang (PAC) dari target 119 kecamatan di Maluku. Artinya, penguatan kader perempuan ini menjadi prioritas setelah konsolidasi organisasi di tingkat bawah rampung.
Pelatihan ToT Perempuan Penggerak Akar Rumput di Sekolah Partai, Jalan Lenteng Agung, Jakarta, diikuti oleh kader dari berbagai daerah di Indonesia. Materi yang diberikan mencakup teknik fasilitasi, kepemimpinan, dan strategi pengorganisasian masyarakat.
Dengan bekal pelatihan ini, Katrin dan Santy diharapkan mampu mentransfer ilmu kepada kader perempuan lainnya di Maluku. Langkah ini sekaligus memperkuat peran perempuan dalam struktur partai dan pembangunan daerah.