5 Perusahaan Besar di Maluku dan Cara Melamarnya untuk Karier Impian

Penulis: Ramli Siregar  •  Minggu, 12 Juli 2026 | 21:21:31 WIB
PT Aneka Tambang Tbk mengelola penambangan nikel di Pulau Gebe, Maluku Utara.

Ambon, Ternate, dan beberapa titik di Maluku kini tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya. Aktivitas ekonomi di wilayah ini bergerak cukup dinamis, terutama sejak investasi di sektor sumber daya alam dan infrastruktur mulai menggeliat. Bagi warga lokal yang ingin berkarier tanpa harus merantau ke Jawa, atau perantau yang berniat pulang kampung, memahami peta perusahaan besar di Maluku menjadi langkah awal yang strategis.

Tulisan ini menyusuri lima perusahaan yang memiliki kantor operasional atau proyek signifikan di Maluku. Fokusnya bukan sekadar daftar nama, tapi juga bagaimana kamu bisa mendekati proses rekrutmen mereka secara realistis. Tidak ada harga tiket atau jam buka di sini, yang ada adalah strategi melamar yang sudah teruji oleh pengalaman pekerja di lapangan.

1. PT Aneka Tambang Tbk (Antam) – Unit Bisnis Pertambangan Nikel

Antam memiliki operasi penambangan nikel di Pulau Gebe, Halmahera Tengah, yang termasuk dalam provinsi Maluku Utara. Perusahaan BUMN ini menjadi salah satu penyumbang lapangan kerja terbesar di kawasan timur Indonesia. Lowongan yang sering muncul meliputi teknisi tambang, geologist, hingga posisi administrasi.

Cara melamarnya tidak hanya melalui portal resmi Antam di anekatambang.co.id. Banyak pekerja lokal yang saya temui di lapangan mendapat informasi rekrutmen lewat Dinas Tenaga Kerja setempat atau job fair yang digelar di Ambon dan Ternate. Saran saya: pantau akun Instagram resmi Antam dan kantor Disnaker provinsi. Proses seleksi biasanya dimulai dengan tes kesehatan dan wawancara teknis yang ketat.

2. PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 4 – Maluku

Pelindo mengelola pelabuhan-pelabuhan utama di Maluku, termasuk Pelabuhan Yos Sudarso di Ambon dan Pelabuhan Ternate. Sebagai BUMN yang mengurus logistik dan bongkar muat, perusahaan ini rutin membuka lowongan untuk operator alat berat, staf administrasi pelabuhan, dan teknisi listrik.

Lowongan Pelindo biasanya diumumkan melalui website resmi pelindo.co.id dan media sosial resmi. Yang jarang diketahui: Pelindo juga bekerja sama dengan sekolah menengah kejuruan (SMK) pelayaran di Ambon untuk program magang yang berujung rekrutmen. Jika kamu lulusan SMK pelayaran atau teknik mesin, coba hubungi langsung bagian SDM Pelindo Regional 4 di Ambon untuk menanyakan program tersebut.

3. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara

PLN menjadi tulang punggung kelistrikan di kepulauan Maluku. Unit induknya berkantor di Ambon, dengan cabang tersebar di Ternate, Masohi, dan Saumlaki. Kebutuhan tenaga kerja PLN di sini cukup stabil, terutama untuk teknisi jaringan, petugas meter, dan staf perencanaan.

Proses lamaran resmi hanya melalui portal rekrutmen.pln.co.id. Saya pernah berbincang dengan seorang teknisi PLN di Ambon, ia bercerita bahwa kunci lolos seleksi adalah memahami sistem kelistrikan kepulauan yang berbeda dengan Jawa. Pelamar yang menunjukkan pengalaman kerja di daerah terpencil atau memiliki sertifikat kompetensi kelistrikan dari LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) memiliki nilai tambah besar.

4. PT Perikanan Nusantara (Perinus) – Cabang Ambon

Perinus adalah BUMN perikanan yang punya pangkalan di Ambon, khususnya di kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara. Perusahaan ini bergerak di penangkapan, pengolahan, dan pemasaran ikan. Lowongan yang sering dibuka adalah nahkoda kapal, teknisi mesin kapal, dan staf quality control hasil perikanan.

Informasi lowongan Perinus bisa diakses melalui website perinus.co.id atau datang langsung ke kantor cabang di Jalan Raya Pelabuhan Perikanan, Ambon. Dari pengalaman beberapa nelayan yang beralih profesi ke perusahaan ini, keahlian melaut dan pengetahuan tentang jenis ikan lokal (seperti tuna dan cakalang) menjadi nilai jual utama. Jangan ragu untuk melampirkan sertifikat pelaut jika punya.

5. PT Wijaya Karya (Wika) – Proyek Infrastruktur Maluku

Wika terlibat dalam proyek pembangunan jalan, jembatan, dan bandara di Maluku. Salah satu proyek besarnya adalah pembangunan Bandara Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan, tapi di Maluku sendiri Wika mengerjakan proyek peningkatan infrastruktur di Pulau Ambon dan Pulau Seram. Lowongan yang umum adalah mandor, surveyor, dan operator alat berat.

Rekrutmen Wika untuk proyek di daerah biasanya dilakukan secara lokal. Caranya: pantau pengumuman di kantor proyek atau hubungi base camp Wika di lokasi proyek terdekat. Saya melihat sendiri bagaimana pekerja lokal di Ambon bisa masuk lewat informasi dari mulut ke mulut di komunitas tukang dan buruh bangunan. Siapkan CV yang menonjolkan pengalaman proyek konstruksi, meskipun skala kecil.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah perusahaan-perusahaan ini menerima lamaran tanpa pengalaman?
Beberapa posisi entry-level seperti staf administrasi atau helper di proyek memang terbuka untuk fresh graduate. Tapi untuk posisi teknis seperti teknisi atau operator alat berat, pengalaman minimal 1-2 tahun biasanya menjadi syarat utama.

Bagaimana cara mengetahui lowongan yang asli dan hindari penipuan?
Perusahaan BUMN dan swasta besar tidak pernah meminta uang di awal proses rekrutmen. Selalu verifikasi lowongan melalui website resmi perusahaan atau kantor Disnaker setempat. Jangan pernah transfer uang untuk "biaya administrasi" atau "jaminan".

Apakah harus tinggal di Ambon untuk melamar?
Tidak selalu. Beberapa perusahaan mengadakan rekrutmen online untuk posisi tertentu. Tapi untuk posisi lapangan seperti teknisi atau operator, mereka lebih memprioritaskan pelamar yang sudah berdomisili di Maluku karena pertimbangan mobilitas dan biaya relokasi.

Bahasa apa yang digunakan dalam wawancara kerja?
Bahasa Indonesia menjadi bahasa utama. Kemampuan bahasa Inggris akan menjadi nilai tambah, terutama untuk posisi yang berhubungan dengan laporan teknis atau komunikasi dengan kantor pusat di Jakarta.

Apakah ijazah dari sekolah lokal di Maluku diakui?
Tentu saja. Ijazah dari SMK, politeknik, atau universitas di Maluku seperti Universitas Pattimura memiliki pengakuan yang sama. Yang lebih penting adalah kompetensi dan pengalaman yang kamu miliki.

Mencari kerja di perusahaan besar di Maluku memang butuh kesabaran dan strategi. Jangan hanya mengandalkan portal online. Perbanyak jaringan dengan pekerja lokal, aktif di forum komunitas, dan jangan segan bertanya langsung ke kantor proyek atau dinas terkait. Peluang itu ada, tinggal bagaimana kamu mendekatinya dengan cara yang tepat.

Reporter: Ramli Siregar
Back to top