AMBON — Polda Maluku membuka Turnamen E-Sport Mobile Legends Bang-Bang Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026, Selasa (14/7/2026), di Gedung Presisi Polda Maluku. Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus seleksi menuju Kapolri Cup 2026.
Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman secara resmi membuka turnamen yang diselenggarakan Bidang Humas Polda Maluku bersama Ditreskrimsus dan Pengurus E-Sport Indonesia (ESI) Provinsi Maluku. Hadir pula Irwasda Polda Maluku Kombes Pol. I Made Sunarta, perwakilan Kabinda Maluku, Dinas Pemuda dan Olahraga, KONI, serta ESI Kota Ambon.
Ketua panitia melaporkan bahwa Kapolda Cup merupakan puncak seleksi berjenjang dari Kapolres Cup yang digelar di seluruh Polres jajaran. Sebanyak 80 tim mendaftar di tahap awal, namun setelah verifikasi administrasi dan syarat usia 16–22 tahun serta domisili, 77 tim dinyatakan memenuhi syarat.
Tim-tim tersebut berasal dari sembilan Polres: Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease (35 tim), Polres Maluku Barat Daya (8 tim), Polres Tual (8 tim), Polres Pulau Buru (6 tim), Polres Seram Bagian Barat (4 tim), Polres Seram Bagian Timur (4 tim), Polres Kepulauan Aru (4 tim), Polres Maluku Tengah (3 tim), dan Polres Kepulauan Tanimbar (3 tim). Polres Buru Selatan dan Polres Maluku Tenggara tidak menggelar turnamen tingkat Polres.
Dari seleksi tersebut, 13 tim terbaik melaju ke Kapolda Cup: tiga tim dari Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, tiga tim dari Polres Seram Bagian Barat, tiga tim dari Polres Tual, dua tim dari Polres Maluku Barat Daya, serta masing-masing satu tim dari Polres Seram Bagian Timur dan Polres Pulau Buru. Total peserta, official, dan dewan juri mencapai 79 orang.
Turnamen tingkat Polda berlangsung dua hari, 14–15 Juli 2026, dengan total hadiah Rp30 juta. Juara pertama mendapat Rp15 juta, juara kedua Rp10 juta, dan juara ketiga Rp5 juta. Tim terbaik akan mewakili Maluku pada Kapolri Cup 2026 di SMESCO Jakarta, 24–26 Juli 2026, bersama 35 Polda se-Indonesia memperebutkan total hadiah Rp500 juta.
Dalam sambutannya, Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman menegaskan turnamen ini lebih dari sekadar ajang olahraga elektronik. "Turnamen Kapolda Cup ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung pembinaan talenta digital sekaligus mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat, khususnya pelajar dan generasi muda," ujarnya.
Ia mengingatkan peserta untuk menjunjung sportivitas, disiplin, kejujuran, dan tanggung jawab. "Jadikan kompetisi sebagai wahana pembentukan karakter. Hormati setiap lawan dan keputusan dewan juri," kata Brigjen Pol. Arif Budiman.
Wakapolda juga mengingatkan agar teknologi dimanfaatkan secara positif. "Jangan sampai kemajuan teknologi membawa kita pada penyebaran hoaks, ujaran kebencian, perjudian online, penyalahgunaan narkoba, maupun tindak pidana siber. Jadilah generasi cerdas, berintegritas, dan mampu menjadi pelopor keamanan di lingkungan masing-masing," tegasnya.
Sementara itu, dewan juri dan panitia diminta menjaga profesionalisme, objektivitas, dan transparansi demi menghasilkan atlet terbaik yang siap membawa nama Maluku di tingkat nasional.