MALUKU — Lewat layanan bernama Chip Go, pemilik bisa duduk santai di sofa sementara mobilnya menjalankan tugas. Sistem ini mempekerjakan operator manusia nyata yang mengendalikan kendaraan dari jarak jauh saat tidak ada orang di dalam kabin. Layanan ini mencakup parkir mandiri, menjemput pesanan dari toko, hingga mengantar mobil ke tempat pencucian.
Dalam wawancara dengan InsideEVs, Jameson Detweiler, salah satu pendiri Chip Motors, mengungkapkan bahwa ide ini muncul saat ia melihat perubahan kebiasaan berkendara di Miami selama pandemi COVID-19. Banyak orang beralih dari mobil konvensional ke kendaraan kecepatan rendah seperti golf cart untuk menjalani aktivitas sehari-hari. "Tapi golf cart standar tidak dirancang untuk dipakai di jalan raya setiap hari, apalagi bisa mengambil belanjaan," kata Detweiler.
Chip EV tersedia dalam dua varian: empat kursi dan enam kursi. Varian enam kursi memiliki ukuran setara Mini Cooper, sementara yang empat kursi lebih mendekati golf cart. Keduanya dijual standar tanpa atap dan pintu, tapi bisa ditambahkan sebagai opsi.
Dari sisi teknis, mobil ini dibekali motor listrik dengan baterai 15 kWh. Pengecasan dari stopkontak rumah standar bisa penuh semalaman. Jika menggunakan Level 2 charger, waktu cas hanya empat jam. Dengan kecepatan tertinggi 25 mph, Chip EV masuk kategori low-speed vehicle (LSV) yang legal melaju di jalan dengan batas kecepatan maksimal 35 mph atau sekitar 56 km/jam.
Alih-alih gril tradisional, bagian depan Chip EV didominasi layar piksel yang bisa menampilkan berbagai ekspresi. Video promosi memperlihatkan mobil ini bisa berkedip, menyeringai, bahkan menjulurkan lidah. Chip EV juga bisa "berbicara" dengan penumpang.
Mobil ini sangat personalisasi. Ada sembilan pilihan warna, stripe, dan stiker unik seperti alien abduction atau cacing tanah di kail pancing. Opsi aksesoris juga tak kalah unik: rak sepeda, rak surf, ban off-road, hingga TV dan speaker yang muncul saat kap mesin dibuka.
Pre-order sudah dibuka dengan uang jaminan USD 250 atau sekitar Rp 4 juta yang bisa dikembalikan penuh. Harga varian empat kursi USD 15.000 (Rp 240 juta) dan enam kursi USD 18.000 (Rp 288 juta). Namun biaya tambahan untuk aksesoris dan layanan Chip Go belum dirilis. Chip Motors menargetkan pengiriman perdana pada 2027.