AMBON — Mata Air Ninivala di Maluku baru-baru ini menjadi sorotan setelah dijadikan lokasi syuting program "Tanah Air Beta" Trans TV. Dalam tayangan tersebut, sejumlah selebritas tampak menikmati kejernihan air dan suasana alami yang masih asri.
Setelah puas menikmati pemandangan, para bintang tamu langsung mencoba berbagai kegiatan di mata air tersebut. Mulai dari berenang, menyelam, bermain air, hingga melompat dari pohon yang menjulang di tepian mata air.
Aktivitas lompat dari pohon menjadi daya tarik tersendiri. Pengunjung bisa merasakan sensasi melompat dari ketinggian ke air jernih yang menyegarkan.
Berbeda dengan destinasi bahari yang identik dengan Maluku, Mata Air Ninivala menawarkan pengalaman wisata air tawar di tengah hutan. Airnya yang jernih dan segar menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
Lokasi ini cocok bagi mereka yang ingin mencari ketenangan dan bermain air tanpa harus berhadapan dengan ombak laut. Keberadaan pohon-pohon besar di sekitarnya menambah kesan alami dan eksotis.
Dengan hadirnya program televisi nasional yang menyorot Mata Air Ninivala, tempat ini berpotensi menarik lebih banyak wisatawan. Eksposur media bisa mendongkrak kunjungan ke Maluku, khususnya bagi pencinta wisata alam petualangan.
Pemerintah daerah setempat diharapkan bisa memanfaatkan momen ini untuk mengembangkan infrastruktur pendukung. Akses jalan, fasilitas umum, dan pengelolaan kebersihan menjadi kunci agar daya tarik wisata ini tetap terjaga.
Bagi wisatawan yang tertarik datang, disarankan membawa perlengkapan renang sendiri. Tidak ada fasilitas penyewaan yang memadai di lokasi. Selain itu, pastikan kondisi fisik prima karena medan menuju mata air masih alami dan belum banyak tersentuh pembangunan.
Mata Air Ninivala membuktikan bahwa Maluku tidak hanya soal laut dan pantai. Destinasi air tawar seperti ini layak masuk dalam daftar kunjungan saat berlibur ke provinsi tersebut.