Android 17 Resmi Rilis, Migrasi Data dari iPhone ke Android Kini Lebih Mudah Tanpa Aplikasi Tambahan

Penulis: Pandu Wibisono  •  Kamis, 23 Juli 2026 | 09:20:31 WIB
Google resmi meluncurkan Android 17 dengan fitur migrasi data nirkabel dari iPhone tanpa aplikasi tambahan.

MALUKU — Google akhirnya menghadirkan Android 17 dengan pembaruan signifikan pada proses migrasi data dari iPhone ke perangkat Android. Jika sebelumnya pengguna harus mengandalkan aplikasi pihak ketiga atau metode manual yang rumit, kini tersedia pengalaman migrasi native nirkabel yang terintegrasi langsung di sistem.

Apa Saja Data yang Bisa Dipindahkan?

Google mengklaim metode terbaru ini mendukung transfer berbagai jenis data penting, termasuk:

  • Akun Google dan kata sandi tersimpan
  • Kredensial jaringan Wi-Fi
  • eSIM (kartu SIM elektronik)
  • Foto dan video
  • Kontak, pesan, dan kalender

Fitur ini kompatibel dengan iPhone yang menjalankan iOS 26.3 atau versi lebih baru. Pengguna cukup menyandingkan kedua perangkat saat proses pengaturan awal smartphone Android baru.

Latar Belakang Regulasi: Tekanan Digital Markets Act

Baik Apple maupun Google sama-sama menerapkan alat transfer data bawaan yang tidak memerlukan aplikasi tambahan. Langkah ini diambil untuk mematuhi Digital Markets Act (DMA) Uni Eropa, yang mewajibkan layanan digital menyediakan portabilitas data guna mencegah penguncian pengguna pada satu sistem operasi tertentu.

Sebelumnya, Google dan Apple hanya menawarkan aplikasi khusus untuk memindahkan data antar platform. DMA juga mendorong kedua raksasa teknologi itu menyederhanakan proses transfer eSIM antar perangkat.

Ketersediaan: Pixel Lebih Dulu, Samsung Menyusul

Android 17 dengan metode transfer data baru ini sudah mulai digulirkan ke perangkat Pixel terpilih sejak Juni. Selanjutnya, pembaruan akan hadir di smartphone Samsung terbaru, termasuk Galaxy Z Flip8 dan Z Fold8 yang baru saja diumumkan.

Bagi pengguna di Indonesia yang berencana beralih dari iPhone ke Android, fitur ini menjadi nilai tambah yang patut dipertimbangkan—terutama bagi mereka yang memiliki banyak data penting tersimpan di ekosistem Apple. Proses migrasi yang lebih mulus berarti tidak perlu lagi khawatir kehilangan kontak, pesan, atau pengaturan akun saat ganti perangkat.

Reporter: Pandu Wibisono
Sumber: macrumors.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top