MALUKU — Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengonfirmasi perekrutan ini di Bandung, Minggu (16/3). Menurutnya, keputusan mendatangkan Peralta merupakan hasil evaluasi tim pelatih yang membutuhkan penyerang dengan mobilitas tinggi dan penyelesaian akhir efektif.
Rekor Produktivitas di Borneo FC Jadi Modal Utama
Peralta bukan nama baru di sepak bola Indonesia. Bersama Borneo FC pada musim 2025/2026, ia menjadi salah satu pemain paling produktif dengan torehan 20 gol dan 14 assist. Catatan itu membuktikan kemampuannya sebagai penyerang sayap yang tidak hanya mencetak gol, tapi juga membuka ruang bagi rekan setim.
“Tim pelatih membutuhkan pemain dengan karakter menyerang yang memiliki mobilitas tinggi, kecepatan, serta mampu mengonversi peluang menjadi gol secara efektif. Mariano Peralta memiliki kualitas yang sesuai,” ujar Adhitia dalam pernyataan resmi.
Dari San Lorenzo ke Bandung: Perjalanan Karier Peralta
Pemain kelahiran Adrogué, 20 Februari 1998, ini memulai karier profesionalnya di akademi San Lorenzo. Debutnya di kasta tertinggi Liga Argentina terjadi pada 1 Maret 2020, saat San Lorenzo mengalahkan Aldosivi 3-1. Sebelum merumput di Indonesia pada 2024, Peralta juga sempat memperkuat Unión de Santa Fe dan Cerro.
Kedatangan Peralta diharapkan menambah dimensi baru lini depan Persib. Klub akan menghadapi jadwal padat di kompetisi domestik dan Asia musim depan. “Kedalaman tim menjadi faktor penting. Kami optimistis Mariano bisa menjadi bagian penting dalam perjalanan tim selama dua musim ke depan,” tambah Adhitia.
Wilujeng Sumping: Sambutan untuk Pemain Baru
Peralta dikontrak hingga 2028 untuk memperkuat skuad Maung Bandung pada musim 2026/2027. Klub pun menyambutnya dengan hangat. “Wilujeng sumping, Mariano Peralta. Selamat datang di keluarga besar Persib dan di Kota Bandung. Semoga kebersamaan ini menjadi awal perjalanan penuh prestasi,” tutup Adhitia.