LANGGUR — Puluhan pemuda yang tergabung dalam DPD KNPI Kabupaten Maluku Tenggara memunguti sampah di sepanjang garis pantai destinasi wisata unggulan Kepulauan Kei itu. Kegiatan bakti sosial ini sengaja dipilih untuk menghindari kesan seremonial belaka dalam perayaan ulang tahun organisasi.
Ketua DPD KNPI Kabupaten Maluku Tenggara, Kace E. Ubro, menegaskan bahwa momentum HUT ke-53 harus diisi dengan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Menurutnya, pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton dalam pembangunan daerah.
"Semangat HUT KNPI ke-53 harus diwujudkan melalui pengabdian dan kerja nyata. Bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan, sekaligus ajakan kepada seluruh pemuda untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan keindahan Pantai Ngurbloat," kata Kace dalam keterangannya.
Pantai Ngurbloat dikenal memiliki hamparan pasir putih yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Kace menilai, kebersihan kawasan wisata semacam ini adalah tanggung jawab kolektif, bukan hanya tugas pemerintah atau pengelola.
Keterlibatan pemuda dalam aksi lingkungan seperti ini, lanjutnya, menjadi bagian penting dari pembangunan daerah. Pemuda harus menjadi pelopor perubahan positif di tengah masyarakat.
Melalui peringatan HUT ke-53, KNPI Maluku Tenggara berkomitmen untuk terus menggelar kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang memberikan manfaat langsung. Organisasi ini juga mengajak generasi muda untuk lebih aktif berkontribusi menjaga lingkungan dan mendukung kemajuan daerah.
"Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat semangat persatuan, gotong royong, dan kolaborasi di kalangan pemuda dalam mendukung pembangunan daerah," ujar Kace.
Aksi bersih pantai di Ngurbloat menjadi salah satu bukti bahwa peringatan hari lahir organisasi bisa diisi dengan aksi nyata, bukan sekadar seremonial. KNPI ingin pesan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama terus bergaung di kalangan anak muda Maluku Tenggara.