Mahasiswa Unpatti Ambon Kini Bisa Akses Beasiswa Rusia dan Kampus Global Lewat Russian Corner

Penulis: Pandu Wibisono  •  Senin, 10 Agustus 2026 | 12:51:31 WIB
Mahasiswa Universitas Pattimura Ambon mengikuti forum diaspora Indonesia yang membahas akses beasiswa dan karier internasional di Russian Corner.

AMBON — Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon tidak hanya berhenti pada penguatan akademik di dalam kampus. Kini, civitas akademika memiliki pintu resmi untuk mengakses informasi beasiswa, riset kolaboratif, hingga program pertukaran pelajar ke sejumlah negara, termasuk Rusia, melalui Russian Corner.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unpatti, Dr. Ruslan Tawari, menyebut keberanian mengambil peluang internasional menjadi modal penting bagi generasi muda. Menurutnya, pengalaman belajar di luar negeri tidak sekadar mengejar gelar, tetapi juga membangun jejaring dan kapasitas adaptasi yang kelak berguna untuk pembangunan Maluku.

“Mahasiswa dan alumni harus berani memanfaatkan peluang pendidikan maupun pengalaman internasional. Kesempatan belajar di luar negeri bukan hanya untuk meningkatkan kompetensi pribadi, tetapi juga menjadi bekal untuk kembali memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah dan bangsa,” kata Ruslan di Ambon, Jumat (7/8/2026).

Peran Diaspora Indonesia dalam Membuka Jalan Karier Global

Unpatti tidak hanya mengandalkan Russian Corner. Kampus ini juga menggandeng diaspora Indonesia yang sukses berkarier di luar negeri untuk berbagi pengalaman secara langsung kepada mahasiswa. Forum ini membahas proses mendapatkan beasiswa, cara menembus pendidikan tinggi di luar negeri, hingga strategi membangun karier internasional.

Ruslan menambahkan, tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini tidak hanya soal kemampuan akademik. Keberanian mengambil peluang, kemampuan beradaptasi, serta membangun jejaring internasional menjadi faktor penentu yang sama pentingnya.

Modal Utama: Bahasa Asing dan Kompetensi Akademik

Untuk menyiapkan mahasiswa agar siap bersaing, Unpatti mendorong penguasaan bahasa asing dan peningkatan kompetensi akademik sejak dini. Kesiapan ini dinilai krusial agar mahasiswa tidak gagap ketika peluang beasiswa atau kerja sama penelitian internasional terbuka.

“Pendidikan dan pengalaman internasional bukan hanya untuk pengembangan diri, tetapi juga menjadi modal untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah, dan bangsa. Karena itu, mahasiswa perlu terus meningkatkan kualitas, integritas, dan komitmen agar mampu bersaing serta memberikan manfaat bagi Indonesia,” ujarnya.

Dengan adanya Russian Corner dan jejaring diaspora, Unpatti berharap lulusannya tidak hanya siap bekerja di tingkat lokal, tetapi juga memiliki daya saing untuk berkiprah di panggung internasional. Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang kampus dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Maluku.

Reporter: Pandu Wibisono
Sumber: terasmaluku.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top