AMBON — Sebanyak 25.383 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Ambon dan wilayah Maluku mulai menerima bantuan pangan beras tahap pertama, Rabu (12/8/2026). Penyaluran perdana dilaksanakan di Gudang Bulog Desa Halong, Kecamatan Sirimau, dengan total alokasi mencapai 761.490 kilogram untuk tiga bulan berjalan.
Setiap KPM memperoleh jatah 10 kilogram beras per bulan, sehingga total akumulasi untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026 mencapai 30 kilogram per keluarga. Berbeda dengan periode sebelumnya yang turut menyertakan minyak goreng, penyaluran kali ini berfokus pada komoditas beras.
Pimpinan Wilayah Bulog Kanwil Maluku-Maluku Utara, Rudi Sanawi Tahir, menegaskan seluruh beras yang disalurkan telah melalui proses pemeriksaan ketat. Pengecekan kualitas, berat, dan kondisi fisik beras dilakukan bersama pihak pemerintah daerah serta jajaran ketahanan pangan setempat.
"Bulog selalu memastikan bahwa beras yang disalurkan kepada masyarakat memiliki kualitas dan berat yang sesuai dengan ketentuan," ujar Rudi dalam sambutannya di hadapan jajaran Forkopimda dan mitra kerja Bulog.
Di tengah keterbatasan sumber daya manusia—hanya sekitar 70 personel untuk mengawal dua provinsi—Bulog mencatat lonjakan signifikan dalam pengadaan gabah dan beras sepanjang 2026. Hingga Juli 2026, realisasi pengadaan di Maluku dan Maluku Utara telah meningkat lebih dari 10 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Rudi menargetkan capaian tersebut dapat terus berlipat hingga akhir tahun. "Hingga Desember 2026 Bulog Maluku menargetkan pengadaan gabah dan beras tersebut dapat terus ditingkatkan, bahkan mencapai 20 kali lipat dibandingkan capaian tahun sebelumnya," katanya.
Pencapaian ini disebutnya merupakan hasil sinergi antara Bulog, pemerintah daerah, jajaran pertanian, TNI, Polri, penyuluh pertanian lapangan (PPL), dan Babinsa. Dukungan pengawalan dari aparat keamanan dinilai krusial dalam proses pengadaan hingga distribusi.
Untuk kelancaran penyaluran ke seluruh wilayah Maluku, Bulog menggandeng mitra kerja seperti PT JPL yang bertanggung jawab atas proses distribusi dan transportasi. Pada kesempatan yang sama, Rudi menyampaikan apresiasi atas dukungan Wali Kota Ambon beserta jajaran, Kapolres, Dandim, serta seluruh Forkopimda yang hadir dalam kegiatan launching tersebut.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Ambon beserta jajaran pemerintah daerah, Dinas terkait, Bapak Kapolres/yang mewakili, Bapak Dandim/yang mewakili, serta seluruh Forkopimda yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini," tutup Rudi.